Yuk Intip Profil Mahasiswa Aktivis UIN SMH Banten 2019, Aldi Reihan

Aldi Reihan, Mahasiswa Aktivis Berprestasi, Penerima Beasiswa Bidikmisi.

Laki-laki kelahiran Serang, 06 Februari 1997, 22 tahun bernama Aldi Reihan ini biasa disapa Aldi, mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi jurusan Bimbingan dan Konseling Islam UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten angkatan 2015.

“Sejak SMA, saya memang sudah menyukai dunia organisasi. Saat itu saya aktif menjadi ketua OSIS di sekolah, lalu pas masuk dunia perkuliahan, saya mulai aktif di berbagai organisasi.” ungkap Aldi

Lalu apa saja ya aktivitas Aldi? Penasaran ya? Yuk intip kesibukannya!

Pengalaman Kegiatan
– Duta Pemuda Lingkungan Asri dan Bersih mewakili Provinsi Banten 2018
– Leaders Academy Asia & Oceania di Bali pada tahun 2019 Kegiatan ini dihadiri 120 peserta dari 19 negara.

Pengalaman Organisasi
1. Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bimbingan Konseling Islam pada tahun 2017. 2. Ketua dompet dhuafa Volunteer (DDV) Banten tahun 2017 dan Ketua Dema Fakultas Dakwah 2018.

Selain itu Aldi juga memiliki aktivitas di kampung halamannya, yaitu memiliki sebuah taman bacaan masyarakat (TBM) yang bernama TBM Awan. “Ini salah satu bentuk pengabdian di daerah tempat tinggal saya.” ujar Aldi

Nggak cuma itu, Aldi juga hobbi bermain catur. Hobbinya ini telah mengantarkannya pada event-event perlombaan seperti IPPBMM, POMDA BANTEN, dan berbagai tingkat lainnya. Aldi berhasil meraih juara 2 dalam perlombaan Catur Beregu di ajang POMDA Banten 2018.

dalam acara sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba 

Ada yang kenal sama Badut Fino yang lucu, gendut dan pintar sulap serta mendongeng?

Ternyata si Badut Fino itu diperankan oleh Aldi lho! “Saya ingin menghibur anak-anak korban tsunami. Saat bencana tsunami di Labuan, saya menghibur anak-anak dengan kostum badut.” jelasnya

Yuk kita simak keseruan Aldi ketika menjadi Badut Fino!

Kebersamaan badut fino bersama anak-anak

“Menurut yang saya baca, badut adalah seorang penghibur yang memoles wajahnya dengan bedak tebal dan berpakaian aneh, serta fasih memperagakan mimik-mimik lucu. Menjadi relawan penghibur mengajarkan saya banyak hal, bukan hanya tentang kesabaran dan pengendalian emosi, tapi juga tentang kreatifitas tanpa batas, tentang kejujuran dan kehidupan yang dibaluti sandiwara, misalnya membuat mereka tersenyum” kata Aldi

“Semua berawal dari mimpi, maka dari itu mari kita tuliskan impian kita dan wujudkan” tutur Aldi

Namun, dibalik perjalanan karir seorang Aldi juga pernah merasakan yang namanya kegagalan. Tidak ada orang yang sukses yang tidak merasakan pahitnya kegagalan. “Saya juga pernah gagal, saat itu kecewa dan hampir menyerah. Tapi kecewa itu tidak lama, saya langsung instropeksi diri dan mulai bangkit lagi serta fokus pada tujuan.” tutupnya. (RR/SBS31)

You might also like
Comments
Loading...