Wujud Pengabdian Kepada Masyarakat, KAMMI Untirta Adakan Mini Work Camp

Pandeglang (22/10/2019) SatuBanten.com- Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menggelar bakti sosial bertajuk ‘Mini Work Camp’ pada Sabtu (19/10/2019). Kegiatan tersebut diselenggarakan di Kp. Turalak, Desa Ramea, Kec. Mandalawangi, Kab. pandeglang. Mini Work Camp dengan tema “Satukan Langkah Kecil Bersama Keindahan dan Hangatnya Berbagi” merupakan agenda rutin yang diadakan oleh KAMMI Untirta setiap satu tahun sekali dan ini adalah agenda ke-4 kali yang sukses diadakan.

Kegiatan Mini Work Camp ini sebagai bentuk kepedulian serta keinginan untuk membangun dan mengabdi kepada masyarakat. Ada banyak kegiatan yang menyasar kepada anak-anak dan masyarakat sekitar, seperti Science Project, Fun English, Penyuluhan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Movie Time, Pelatihan Kewirausahaan, KAMMI Mengajar, Perlombaan untuk anak-anak, dan ditutup dengan Santunan Anak Yatim.

Imaddudin, Ketua Umum KAMMI Untirta mengungkapkan bahwa Mini Work Camp ini sebagai wujud kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat dan sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan sudah seharusnya untuk ikut berperan dan berkontribusi di masyarakat. Hal tersebut sebagai wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi ke tiga yaitu pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pun dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan positif,” katanya.

Ia menambahkan agar kedepan agenda tersebut bisa diadakan kembali dan semakin meriah serta bermanfaat.

“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Doakan juga agar kami bisa terus konsisten untuk mengadakan kegiatan seperti ini setiap tahunnya. Aamiin,” tambahnya.

Kepala Departemen Sosial Kemasyarakatan PK KAMMI Untirta, Muhammad Aditya menambahkan bahwa kebermanfaatan itu dimulai dari hal terkecil disekitar kita.

“Mini Work Camp ini walaupun waktunya singkat, tapi semoga kegiatan-kegiatan kecil yang kita lakukan bisa bermanfaat khususnya untuk masyarakat sekitar. Oleh karena itu kita mengadakan  Penyuluhan PHBS dan Pelatihan Kewirausahaan, dimana pelatihan ini dimaksudkan agar masyarakat bisa memperoleh pengetahuan serta wawasan baru mengenai pentingnya hidup sehat. Pelatihan kewirausahaan supaya mereka bisa menjadi masyarakat yang mandiri serta berdaya dalam hal ekonomi,” tandasnya.

Bakti sosial yang berlangsung selama 3 hari 2 malam tersebut menggandeng beberapa stakeholder untuk bekerjasama menyukseskan rangkaian demi rangkaian agenda tersebut diantaranya Prokami Imani Banten, Yatim Mandiri Banten dan Dinas Sosial Provinsi Banten serta seluruh perangkat desa setempat. (AAS/SBS033)

You might also like
Comments
Loading...