WH Ogah Jual Saham BJB Hanya 300 M

Serang, (17/12/2018) Satubanten.com – Bank Jabar Banten (BJB) ingin dilepas dari Provinsi Banten, dan hanya dihargai 300 miliar atau 3% dari saham. Ditolak mentah-mentah oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.

Rencana keputusan pelepasan saham ini membuat banyak daerah termasuk Jabar tertarik membeli saham tersebut, namun ia mesti berkonsultasi dulu dengan pihak DPRD mengenai ini, apalagi BJB dinilai memiliki potensi perbankan cukup besar.

Di rapat RUPS Luar Biasa BJB di Hotel Aryaduta, Kota Bandung, Selasa, (11/12) Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan Pemprov Banten memutuskan melapas sahamnya sebesar 5% atau setara Rp 300 miliar.

Ini tanggapan WH kepada awak media saat ditemui “enak saja dia (Pemprov Jabar) mau beli Rp 300 miliar, nggak bisa. Kita belum setuju, kalau dibeli segitu kita nggak mau,” ujarnya, Senin (17/12/2018).

WH menjelaskan jika pihaknya masih berkonsultasi mengenai penjualan saham Pemprov Banten di bank tersebut,termasuk ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), selain itu, pelepasan saham dilakukan untuk memberi suntikan modal ke Bank Banten yang baru digagas oleh pemprov.

“Kalau kita jual rugi nggak mau. Kita baru mengajukan permohonan. Saham itu untuk memodali Bank Banten, soal hitungannya nanti ada lebih lanjut,” kata dia.

Menurutnya rencana pelepasan saham di BJB sampai hari ini masih belum disetujui oleh Pemprov Banten, dan masih banyak prosedur panjang yang harus dikaji termasuk soal untung rugi.

Ia mangatakan jika sangat tidak setuju dengan harga 300 M, “Dihitung dulu saja kita ada berapa, berapa perlembarnya. 5% berapa harga sahamnya. Rp 300 miliar mah kita juga punya duit. Emang dia (Pemprov Jabar) doang yang punya duit. Gubernur Banten jugapunya duit Rp 300 miliar mah,” ucap WH dengan guyonnya. (SBS/WL)

You might also like
Comments
Loading...