Warga Ujung Kulon, Sebesi dan Pahawang Minta Bantuan

Serang, (24/12/2018) Satubanten.com – Tanjung Lesung, Carita, dan Labuan menjadi prioritas utama pengiriman bantuan. Namun sayang, daerah Sumur, Cigorondong Ujung Kulon belum tersentuh oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan tim lainnya.

Bahkan, mirisnya masih banyak jasad korban yang belum dievakuasi serta para korban luka yang belum mendapat pertolongan.

Disejumlah media sosial pun ramai dengan postingan yang meminta untuk segera ada pertolongan. “Tolong share wilayah Sumur Pandeglang Banten juga kena dampak musibah. Bukan hanya Carita, Tanjung Lesung, Panimbang dan Anyer. Mulai dari YouTube sampai TV belum ada yang menyorot, biar ada penanganan ya minimal bantuan evakuasi. Maaf sebelumnya, hanya minta tolong,” tulis Dra Marizal Adza salah satu akun di media sosial.

Bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi Sabtu malam (22/12) kemarin menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga korban. Semua orang berbondong-bondong membuka donasi dan mengirimkan bantuan ke lokasi terdampak tsunami Selat Sunda.

Tidak hanya wilayah Ujung Kulon, Pulau Sebesi dan Pahawang Lampung pun membutuhkan bantuan segera. “Sebesi butuh segera bantuan ! Masih ada banyak korban disana yang belum dapat bantuan apapun sampai saat ini. Minta tolong banget screenshot foto ini dan tag ke @basarnas_lampung,” tulis akun @Dindapratamiaji.

Sebanyak 34 peserta trip bersama warga setempat butuh bantuan evakuasi segera. Mereka sudah terjebak sejak dua hari lalu, bahkan untuk bertahan para korban selamat memakan pisang mentah rebus.

Dinda pun meminta bantuan kepada netizen untuk meramaikan akun @basarnas_lampung agar segera mengirimkan bantuan ke dua pulau yang berada di Lampung Selatan.

“Sudah berpuluh puluh kali kawan saya mencoba, tapi respon mereka (Basarnas) sangat amat tidak kooperatif. Mungkin saja kalo sama netizen mereka takut. Ayo the power of netizen kalian pasti bisa!!!,” tulis @dindapratami aji dalam instastory miliknya. (SBS/Q-029)

You might also like
Comments
Loading...