Warga Serang Keluhkan JPO Penuh Lubang Dan Tak Layak

Serang, (10/07/2018) Satubanten.com – Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) merupakan salah satu fasilitas umum bagi masyarakat untuk menyebrang jalan agar terhindar dari ramainya kendaraan di jalan raya. Namun sejumlah JPO di Kota Serang hampir seluruhnya tak layak untuk digunakan. pasalnya atap dan pijakan jembatan yang sudah keropos berkarat, bahkan memiliki beberapa lubang pada bagian lantainya membuat para pengguna ngeri akan terjatuh.

Salah satunya yang berada di Jl. Ahmad Yani tepat sebelum lampu merah Ciceri Kota Serang, atau diantara restoran siap saji Mc’ Donal dengan super market Carrefour banyak terdapat lubang yang cukup besar. Selain itu tangganya pun terlalu curam dan pijakan anak tangganya lebih kecil dari biasanya.

Menurut salah satu warga sekitar, JPO tersebut memang sudah sejak lama tak digunakan oleh pejalan kaki, adapun yang menggunakannya itu hanya kebetulan saja. Bahkan lebih sering digunakan untuk memasang spanduk iklan di pinggiran pagar JPO. “Dari pertama dibangun juga JPO ini jarang banget dipakai sama pengguna jalan. Mereka lebih memilih menyebrang lewat zebra cross dibandingkan harus melewati JPO,” ujar Jaji (41).

Jaji mengatakan, Tentu saja hal tersebut sangat membahayakan pejalan kaki dan pengendara di jalan raya, karena bisa saja terjadi kecelakaan apabila si pengendara atau penyebrang jalan tidak hati-hati. Meski sudah menyebrang di tempat yang semestinya seperti zebra cross, namun pengendara biasanya ada saja yang berhenti tepat dibatas zebra cross, bahkan terkadang ada juga yang menerobos lampu merah.

Misalnya Rika (21) salah satu pejalan kaki lebih memilih menyebrang lewat zebra cross dibandingkan JPO, karena menurutnya lewat zebra cross lebih aman dibandingkan melewati JPO yang berlubang dan terkesan rapuh. “Mending lewat sini (zebra cross) daripada lewat atas (JPO). Memang kurang nyaman lewat zebra cross, tetapi setidaknya lebih aman dibandingkan lewat JPO,” katanya.

Dia juga mengatakan apabila melewati JPO dengan lubang besar di lantainya bisa saja dirinya terpelosok dan terjatuh ke bawah jembatan yang di bawahnya terdapat banyak kendaraan dengan ketinggian yang cukup tinggi. “Serem ah kalo dibayangin, intinya mah JPO ini tuh gak layak untuk digunakan, dan saya minta tolong sama pemerintah setempat agar mengontrol setiap fasilitas umum dan segera memperbaiki jika ada kerusakan, jangan sampai ada korban jatuh baru ditindak dan di perbaiki, terimakasih,” Ucap Rika kepada Satubanten.com. (SBS/029)

You might also like
Comments
Loading...