Warga Sekitar Gudang Sabu Sempat Ditawari Kerja Membungkus Asam Kranji

Salah satu pelaku yang mengaku pengusaha rempah, kerap menawari warga untuk ikut bekerja mengemas asam kranji

Serang, Satubanten.com – Pelaku kepemilikan sabu hampir satu ton sempat menawari pekerjaan kepada warga sekitar gudang penyimpanan yang terletak di Kampung Kepandean Got, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. AB yang memiliki passport warga negara Pakistan menawarkan pekerjaan untuk mengemas asam kranji.

“Warga memanggilnya Wan Abud, dia sempat nawarin kerja ke beberapa warga. Katanya kerjanya nyortir asam kranji sama bungkusin,” ujar salah satu warga setempat Parman saat berbincang, Sabtu (23/5/2020).

Dikatakan, warga tidak menyangka dan curiga dengan bisnis yang djalankan AB karena orangnya baik. Apalagi, warga mengira pelaku yang perawakannya seperti orang Arab itu hanya berjualan asam kranji.

“Baik orangnya. Biasanya kalau ngecek kesini dua hari sekali, ada dua orang itupun engga lama paling dua sampai tiga jam doang langsung pergi,” kata dia.

Pelaku menempati ruko yang dijadikan gudang penyimpanan sabu hampir 1 ton itu sejak dua tahun lalu. Pemilik ruko merupakan warga Bayah, Kabupaten Lebak.

Parman menceritakan, bongkar muat barang yang dikira warga asam kranji dilakukan siang hingga sore hari menggunakan mobil. “Biasanya sore kalau datang barang, mobilnya langsung dimasukin ke dalam ruko,” ungkapnya.

Dalam menjalankan aksinya, para tersangka juga sempat mengelabui petugas dengan cara menyembunyikan barang haram tersebut, dengan dicampur buah asam kranji.

Para tersangka disangkakan dengan Pasal 132, 114 dan 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman hukuman mati. (SBS01)

You might also like
Comments
Loading...