Warga Kota Serang Keluhkan Perbaikan Jalan dan Trotoar Yang Tak Kunjung Selesai

Serang, (21/09/2018) Satubanten.com – Warga kota Serang mengeluhkan trotoar dan perbaikan jalan yang tak kunjung selesai. Pasalnya mereka merasa tidak nyaman dengan pekerjaan yang dilakukan tersebut.

“Bukannya gak mau jalannya jadi bagus, tapi ini pekerjaannya berasa lama. Terus material pasir sama batu juga mereka simpan sembarangan di pinggir jalan,” ujar Rahman seorang pengendara sepeda motor.

Dia juga mengatakan, ketika malam hari pekerjaan jalan tersebut tidak dipasang rambu-rambu. Hingga terkadang baik pengendara sepeda motor ataupun mobil menabrak pasir atau batu yang berada di pinggiran jalan.

Tentunya hal tersebut sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Saat wartawan Satubanten.com berada di daerah benggala, tepatnya di Jl. Yusuf Martadilaga, seorang warga menghampiri dan mengatakan jika kemarin malam dirinya menjadi korban dari hal tersebut.

“Dari media ya? Kemarin malam saya sempat menabrak pasir disini dan terjatuh akibat kerikil kecil bekas perbaikan trotoar,” kata Iwan.

Dia juga menambahkan seharusnya pemerintah setempat lebih memperhatikan ini. Jangan hanya membangun dan memperbaiki tanpa memikirkan keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, fungsi trotoar yang dibuat oleh Pemerintah Kota Serang kebanyakan tidak untuk pejalan kaki, tetapi banyak digunakan untuk berjualan para pedagang kaki lima. Contohnya seperti pedagang yang membuka usaha disepanjang trotoar jalan Veteran, Ki Mas Jong dan trotoar seputar Pasar Lama serta Pasar Induk Rau. Bahkan diantaranya trotoar digunakan untuk parkir kendaraan terutama mobil. (SBS/029)

You might also like
Comments
Loading...