Warga Binaan Lapas Kelas 1 Tangerang Ikuti Pelatihan Tataboga Yang Diselenggarakan Dirjen Pemasyarakatan Dan PPJI

Tanggerang, (06/12/2019)- Satubanten.com- Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Tangerang akan mengikuti pelatihan menjadi chef internasional lewat pelatihan Tataboga, kegiatan tersebut hasil kerjasama antara Dirjen Pemasyarakatan dengan Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI), pelatihan yang diikuti 100 WBP ini akan berlangsung selama dua hari dengan pemberian teori dan praktik langsung di dapur lapas, Jumat (06/12).

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami, meminta WBP jangan menganggap enteng pelatihan tersebut. Ia mencontohkan chef Jiro Ono, chef termahal di dunia dari restoran Sukinayashi Jiro Jepang yang begitu mendunia hingga pengunjung harus menunggu tiga bulan untuk bisa menyantap makanan di sana,

“Latih attitude dan knowledge bukan selalu mencari uang, tapi kejujuran nomor satu untuk menghasilkan karya yang luar biasa,” ujar Utami.

Utami juga menekankan pelatihan jasaboga bukan sekedar memasak dan menyajikan. Jangan pula menyepelekan pekerjaan yang kita pilih. “Kalian dapat kesempatan kedua untuk menceritakan cerita kalian. Sekarang ada di lapas, esok akan warnai dunia dengan peran yang kalian pilih. Apalagi kebutuhan makanan sehat akan makin banyak,” tambahnya.

 

 

Sri Puguh Budi Utami yang belum lama ini mendapat kesempatan untuk berbicara di forum internasional Dewan Keamanan PBB meminta WBP mampu menghasilkan makanan yang sehat agar yang menyantapnya bertaubat dan bersemangat. Tidak sekadar kenyang.

“Ilmu yang kalian dapat, praktikkan. Lakukan dengan niat sebagai ibadah. Dari 100 WBP yang ikut pelatihan, semua harus sukses dalam hal kuliner. Saya yakin bisa. Apalagi kebanyakan chef adalah laki-laki,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua PPJI, Irwan Iden Gobel, mengaku bangga bisa berpartisipasi dalam pelatihan ini. “Kita sharing ilmu, kerja sama, dan silaturahmi. Pelatihan ini semoga bisa bermanfaat dan digunakan di kesempatan lain. Makanan tidak segampang yang dilihat. Harus dilihat cara masaknya, penyajiannya, dan lain-lain. Semoga kita bisa jadi raja di negeri sendiri berbekal pengetahuan dan ilmu yang diberikan,” harapnya.

Hal senada disampaikan Kepala Lapas Tangerang, Jumadi. “Kami berharap WBP memiliki kemampuan menyajikan makanan yang baik dan higienis,” harap Jumadi.

Pembukaan pelatihan jasaboga tersebut dirangkaikan dengan perjanjian kerja sama antara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dengan PPJI. Turut hadir Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama, Dodot Adikoeswanto, serta Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan wilayah Tangerang dan jajarannya. (Sbs/RR/011)

You might also like
Comments
Loading...