Walikota Tangerang Minta Akses Transportasi Massal Terintegrasi Untuk Kurangi Kemacetan

Tangerang (31/1/2019) Satubanten.com – Permasalahan kota-kota besar seperti kemacetan, peningkatan transportasi publik, hingga penanganan banjir masih menjadi isu hangat di Indonesia terutama wilayah Jabodetabek.

Masalah-masalah tersebut dibahas dalam acara Rapat Koordinasi terkait Transportasi se-Jabodetabek yang dipimpin langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan dihadiri oleh Gubernur Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat serta Bupati/Walikota se-Jabodetabek, Selasa (29/01).

Dilansir dari laman resmi Pemkot Tangerang, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismasyah menginginkan adanya sinkronisasi perencanaan pembangunan dari seluruh wilayah Jabodetabek agar masalah transportasi dapat terselesaikan dalam lima tahun kedepan.

“Dari Kota Tangerang saya sampaikan bahwa kita harus mempersiapkan pertumbuhan Bandara Soeta yang begitu pesat dari 60juta menjadi 100juta,” ujar Arief.

Arief pun menyarankan percepatan pembangunan jalan tol ditambah dengan akses-akses transportasi massal yang saling terintegrasi.

“Ada kereta bandara dan KRL. KRL diperpanjang sampai ke perbatasan kota dan kabupaten misalnya kalau ke utara ke Sepatan dan Teluk Naga,” jelas Arief.

Selain itu Walikota juga mengusulkan penyambungan antara kereta utara dengan kereta selatan.

“Dari Stasiun Tangerang di Pasar Anyar terconnect sampai ke Rawa Buntu Stasiun Serpong jadi ada looply,” tuturnya.

Walikota juga minta penambahan koridor hingga terminal Poris.

“Ditambah pengguna Koridor 13 Ciledug selama satu tahun mencapai 5,9juta penumpang, artinya kita minta agar bisa di extend hingga ke Terminal Poris,” tambah Arief.

Setelah disahkannya Rancangan Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ), Arief berharap semua pihak mendukung program terkait transportasi dan penanganan kemacetan terutama untuk wilayah Tangerang dan Jakarta.

“Pemerintah daerah diminta untuk mendukung program pusat demi terciptanya pelayanan transportasi publik yang lebih baik, semoga bisa terwujud,” pungkasnya. (SBS/02)

You might also like
Comments
Loading...