Walikota Serang Himbau OPD Patuhi Aturan Saber Pungli

Serang (1/07/2019), Satubanten.com – Dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih, jujur dan adil, Walikota Serang Syafrudin mengajak para OPD dan unsur pemerintahan Kota Serang untuk bekerja sesuai atura, Hal ini disampaikan dalam acara sosialisasi Pencegahan dan Penyuluhan Sapu Bersih Pungutan Liar, Senin (01/07) di Resto D’Wiza, Kota Serang.

Dalam sambutannya, Syafrusin menjelaskan bahwa Saber Pungli ini sesuai dengan Peraturan Presiden No 87 tahun 2016 tentang Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar

“Peraturan ini sudah keluar sejak 2016, jadi ke tahun 2019 ini sudah 3 tahun. Dan setiap tahun ini diberikan sosilaisasi. Oleh karena itu kepda hadirin agar mengikuti hasil dari sosialisasi hari ini,” kata Syafrudin.

Dalam melakukan kebijakan terkait Saber Pungli ini pemerintah memang sudah membentuk tim dimana pejabat yang ditunjuk dalam Satgas tim tersebut adalah orang atau lembaga yang terkait dengan penegak hukum diantaranya Polres dan Kejaksaan. Syafrudin menegaskan bahwa peraturan terkait Saber Pungli ini tidak hanya untuk ASn saja tapi juga berlaku kepada masyarakat secara umum.

“Untuk ASN kaitannya dengan palayanan yang ada di kota Serang, banyak sekali. Contohnya misal poembuatan KTP, pembuatan perizinan, kemudian apa lagi? Banyak sekali, terutama dinas isntantsi yang paling bawah, yakni kelurahan,” imbuhnya.

Tingkat pemerintahan paling bawah menurut Syafrudin paling rawan karena merupakan bagian yang langsung berhadapan kepada msyarakat dalam melakukan pelayanan. oleh karena itu, dalam sosilisasi tersebut dirinya menegaskan agar para pejabat ASN, para pejabat pemertintahan serta para Kepala Kelurahan untuk tidak berbuat sesuatu yang di luar aturan dan perintah.

“Di kelurahan kita berhubungan langsung dengan masyarakat. Mau buat KTP saja kadang dipungut biaya. Mau nikah saja minta numpang nikah dipungut biaya. Kalau menyimpang dari aturan ya akan di OTT, itu pasti. Sudah banyak kejadian di kota Serang ini, dan di Kabupaten Kota lainnya,” kata Syafrudin.

Syafrudin juga berharap hasil dari sosialisasi yang telah dilakukan dapat diterapkan dengan seksama. Mengingat kegiatan sosilisasi tersebut sudah dilakukan hampir setiap tahun. Pejabat pemerintahan pada khususnya dan ASN pada umumnya diharapkan mampu menjaga nama baik lembaga, nama baik pemerintahan dan nama baik diri sendiri dengan mematuhi peraturan dan tidak melanggar aturan Saber Pungli.

“Kalau riski itu pasti akan mengikuti, jadi nggak harus kita memungut biaya kepada masyarakat yang di luar aturan. Ikuti aturan, sehingga kita semua pejabat, ASN dalam menyikapi Saber Pungli ini adalah benar-benar dilaksanakan di masyarakat. Sehingga Kota Serang benar-benar menjadi kota yang bersih,” tutupnya. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...