Walau Harga BBM Turun, Tarif Angkutan Tetap

Serang (2/1/2015), SatuBanten – Paska turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM), tidak serta merta diikuti oleh turunnya tarif angkutan perkotaan (angkot) ataupun ongkos bus. Kondisi ini tak urung dikeluhkan para pengguna jasa.

Hasan (28) salah satu penumpang angkutan umum mengatakan, tidak turunnya tarif angkot membuktikan bila supir dan pengusaha angkot tidak fair. Diketahui, turunnya harga BBM untuk jenis permium yang semula Rp. 8.500 menjadi Rp. 7.600 dan solar semula Rp. 7.500 menjadi Rp. 7.250.

“Harga BBM sudah turun, tapi ongkos tetap saja segitu, tidak ada turun-turunnya sama sekali,” ujarnya kepada SatuBanten, Jumat (02/1/2015).

Kondisi tersebut juga diakui oleh Ace, supir angkutan umum jurusan Cikande-Pakupatan. Menurutnya, turunnya harga bbm memang tidak berpengaruh pada tarif angkutan umum.

Itu karena turunnya harga BBM yang tidak terlalu signifikan, membuat mereka juga kesulitan dalam menurunkan tarif.

“Kita memang belum menurunkan tarif, walaupun harga BBM sudah, dan sampai saat ini pun, belum ada informasi apapun dari pihak Organda untuk menurunkan tarif angkutan umum.” Ungkap Ace. (Romi/BSB/B03)

You might also like
Comments
Loading...