Waduk Besar Sindangheula Siap Beroperasi 2020

Serang (09/07/2019), Satubanten.com – Salah satu waduk yang digadang-gadang yakni Waduk Sindangheula diprediksi akan bisa beroperasi pada tahun 2019. Waduk yang berada di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang tersebut progres pembangunannya hingga kini telah mencapai 100%.

“Target awalnya, sebetulnya 2019. Tapi, mungkin nanti selesainya 2020 bisa beroperasi. Sampai saat ini, pembangunannya sudah tidak masalah karena sudah 100%. Tinggal tunggu yang konsinyasi saja,” ujar Kepala Biro Bina Infrastruktur dan SDA Setda Provinsi Banten Nana Suryana.

Waduk Sindangheula nantinya akan berfungsi mengaliri sejumlah wilayah di Kabupaten/Kota Serang dan Kota Cilegon tertama di daerah Cibanten seluas 1.000 hektare (ha). Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 1,5 juta meter kubik untuk menampung banjir. Selain itu, bisa menyuplai air baku 0,8 meter kubik per detik bagi Kabupaten dan Kota Serang. Totalnya, Bendungan Sindangheula memiliki kapasitas tampung total sebesar 9,25 juta meter kubik dan luas genangan 115 ha.

Waduk yang memakan biaya invetasi hingga Rp 432 miliar dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) ini awalnya direncanakan akan bisa beroperasi di tahun 2019. Namun di tengah pembangunan, beberapa lahan terkendala dalam pembebasan.

“Paling ada beberapa lahan belum terbayar, itu masih tahap konsinyasi. Artinya, sesuai dengan peraturan, nanti tinggal di pengadilan saja penentuan harga lahannya,” imbuhnya.

Selain sebagai sarana irigasi, waduk ini nantinya akan berpotesni sebagai pembangkit tenaga listrik hingga 0,4 megawatt. Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengatakan bahwa waduk ini nantinya akan diarahkan sebagai tempat wisata.

“Nanti dikelolanya seperti apa. Ini buat pariwisata lho. Nanti ada perda yang dibuat. Misalkan tidak boleh ada keramba ikan,” tuturnya.

Waduk lain yang diprediksi akan selesai pada tahun 2020 yakni  Waduk Karian di Kabupaten Lebak. Pembangunan konstruksinya hingga saat ini sudah mencapai 70%. Waduk yang dibangun diatas lahan seluas 2.226 hektare (ha) ini mempunyai daya tampung air hingga 314,7 juta meter kubik dan kapasitas efektif sebesar 207,5 juta meter kubik. Rencananya waduk ini akan mengairi wilayah Lebak, Tangerang, termasuk Jakarta melalui Karian-Serpong Conveyance System (KSCS). (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...