Usung Program Bangun Puskesmas, FLD Sebut Saraswati Hanya Follower

PAMULANG, Satubanten.com – Jelang perhelatan Pilkada Kota Tangerang Selatan, pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota mulai menunjukkan program, salah satunya yakni paslon Muhamad – Saraswati. Salah satu program unggulan Saraswati yakni pembangunan puskesmas di tiap kelurahan.

Namun program tersebut segera mendapat tanggapan dari masyarakat, salah satunya yakni dari Forum Literasi Demokrasi Tangsel. Irham Muzakir selaku Ketua Forum Literasi Demokrasi Tangsel mengatakan bahwa program yang diusung Saraswati bukanlah program baru.

Program tersebut menurut Irham justru telah direalisasikan oleh Wali Kota Tangsel Walikota Airin Rachmi Diany dan Wakil Walikota Benyamin Davnie. Irham bahkan menyebut Saraswati hanya Follower dan menyarankan Saraswati menggali lebih dalam terkait program yang akan diutarakan agar sesuai dengan fakta dan data yang ada.

“Rencana yang digembor-gemborkan Saraswati itu telah lama dilakukan Pemkot Tangsel selama kepemimpinan Airin dan Benyamin. Jadi tak aneh jika saya menyebut Saraswati ini hanya follower, atau menumpang jualan dari keberhasilan yang diraih pemerintahan sebelumnya,” kata Irham saat ditemui di Pamulang, Kamis (10/9).

BACA JUGA : Tiga Pasang Calon Walikota Tangsel Jalani Tes Kesehatan

Irham juga menyayangkan tidak adanya masukan dari Muhamad selaku pasangan Saraswati. Muhammad yang juga menjabat Sekda menurut Irham seharusnya capaian terkait program pembangunan puskesmas tersebut.

“Anehnya lagi kenapa Saras tidak diberitahu oleh pasangannya sendiri yang menjabat sekda bertahun-tahun dan merupakan bagian dari pemerintahan Airin,” imbuhnya.

Data Puskesmas yang Telah di Bangun di Kota Tangerang Selatan (Foto : Dok. Istimewa)

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, menrut Irham kepemimpinan Airin dan Benyamin berhasil merealisasikan 31 dari 35 target pembangunan Puskesma. Sementara empat sisanya kini dalam proses penyelesaian. Selain itu RSUD di tiap kecamatan juga dalam masa pembangunan yakni di Kecamatan Pamulang dan 2 RSUD di Kecamatan Serpong dan Pondok Aren.

“Semua itu bagian dari rencana besar membangun puskesmas di tiap kelurahan dan membangun RSUD di tiap kecamatan. Masyarakat yang mau berobat tidak perlu pergi jauh, cukup ke Puskesmas di kelurahan. Kalau mau ke rumah sakit cukup ke RSUD yang ada di kecamatan,” kata Irham.

BACA JUGA : Calon Walikota Tangsel: Miris Jika Tes Kesehatan Harus Ke RSUD Pemkab Tangerang

Bagi masyarakat yang hendak berobat, menurut Irham juga cukuop mudah, hanya menunjukkan e-KTP saja. Bahkan masyarakat yang melakukan pengobatan menurut Irham tidak dipungut biaya alias gratis.

“Semua pelayanannya gratis. Jadi meniru program 1 kelurahan, 1 puskesmas jelas ngaco narasinya. Masih mending kalau bilang, sudah dibangun 31 sisanya akan diteruskan. Itu memang mental follower, tidak mampu membuat program sendiri. Bbisanya meniru, jadi follower,” pungkasnya. (IBC/SBS032/RLS)

You might also like
Comments
Loading...