Usai Diperiksa KPK 7 Jam, Atut Memilih Bungkam

Jakarta (28/11/2014), SatuBanten – Mantan Gubernur Banten, Atut Chosiyah memilih bungkam dan langsung meninggalkan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (28/11/2014), setelah menjalani pemeriksaan selama tujuh jam.

Terpidana suap sengketa Pilkada Lebak itu, keluar dari Gedung KPK sekira pukul 17.30 WIB, segera masuk ke dalam mobil tahanan KPK tanpa berkomentar apapun saat ditanya para awak media.

Atut diperiksa terkait dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) di Dinas Kesehatan tahun anggaran 2011-2013.

Atut ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan adiknya, Chaeri Wardana atau yang akrab disapa Wawan. Akibat perbuatan keduanya, negara diperkirakan menelan kerugian mencapai Rp61,16 miliar.

Keduanya disangka melangar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Romi/B03)

You might also like
Comments
Loading...