Turis Ini Serasa Dirampok Karena Harus Bayar 2Juta Untuk Naik Becak

New York (5/1/2015), SatuBanten – Demi merasakan sensasi naik becak di New York, nasib sial dialami seorang turis saat merayakan Tahun Baru di kota tersibuk di Amerika Serikat. Turis ini harus membayar 165 USD atau sekira Rp2 juta ketika menaiki sebuah becak pada malam pergantian tahun.

Ken Smith (41), seorang pekerja kemanusiaan dari Haiti yang sedang berlibur di New York bersama istrinya Peothong dan putrinya Samantha, yang keduanya mengambil perjalanan mahal dari Herald Square ke Rockefeller Center.

Dikutip dari The New York Times, tukang becak ini menawarkan dirinya untuk mengantar jalan-jalan dengan becaknya. Saat itu, Smith hanya melakukan perjalanan sejauh 0,8 kilometer di Midtown.

“Saya merasa seperti dirampok. Kami melihat dan tahu sebagian besar penipuan di seluruh planet ini. Sayangnya, kami menjadi korban,” kata Smith ketika melaporkan kejadian tersebut ke saluran 311.

Namun, ini bukanlah kejadian pertama wisatawan ditipu oleh tukang becak. Pada Juni 2013, sepasang wisatawan Jepang dilaporkan harus membayar Rp9 juta untuk naik becak dari Midtown ke Greenwich Village yang menghabiskan waktu 20 menit. Pengendara becak itu menggunakan aplikasi ponsel Square untuk mengambil tarif.

Kasus penipuan terhadap wisatawan Jepang tersebut menjadi masalah besar di New York hingga mendorong dikeluarkannya peraturan baru terkait tarif. Wisatawan lain mengatakan bahwa untuk harga yang sama, mereka bisa saja menggunakan uang itu untuk naik helikopter dibanding naik becak. (Ahmad/BSB/B01)

You might also like
Comments
Loading...