Tuntut Hak Pekerja, SBN Gelar Unjuk Rasa

Tangerang (8/11/2018), Satubanten.com – Arus lalu  lintas di sekitar jalan MH Tamhrin mengarah ke Serpong, Kebon Nanas padat dan berpotensi mengalami kemacetan. Hal ini disebabkan oleh aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Serikat Pekerja Nasional (SPN) di depan Rumah Sakit (RS) Awal Bros. Masa meminta keadilan hak atas mutasi dan PHK sepihak pada 3 pekerja yang dilakukan RS Awal Bros.

Ketua Pengurus Tingkat Perusahaan SBN Rumah Sakit Awal Bross Tangerang, Muhamad Abdurachman, mengatakan bahwa mutasi Veranita Purba, salah satu Sekretaris SPN yang bekerja di RS Awal Baros Tangerang ke Rumah Sakit Awal Bross Betang Pambelum, Kalimantan Tengah tidak sesuai dengan prosedur. Tindakan tersebut menurut Abdurachman sebagai salah satuu upaya pelemahan terhadap kader SPN yang kritis pada kebijakan Rumah Sakit.

“Selain mutasi, aksi kita juga menuntut pihak rumah sakit karena melakukan PHK secara sepihak terhadap tiga asisten perawat, sekaligus menuntut pembayaran uang lembur berdasarkan undang-undang No 13 tentang Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Tiga tenaga Asisten Perawat (Asper) tersebut menurut Abdurachman seharusnya tidak dilakukan karena Asper tersebut telah masuk tahun ke tiga. Namun ketika dimintai surat kontrak, pihak rumah sakit tidak mau memberikan tanpa alasan apapun. Hak normatif para pekerja tersebut, menurut Abdurachman juga juga perlu diberikan secara penuh.

“Untuk 3 tenaga asper yang di-PHK alasan dari pihak menajemen rumah sakit putus kontrak, padahal dia sudah masuk tahun ketiga. Ketika kita mencoba minta surat kontraknya kepada pihak rumah sakit dia tidak memberikan,” pungkasnya.

Masa SPN tersebut mengajukan 3 tuntutan pada RS Awal Bross Kota Tangerang. Pertama, pembatalan mutasi atas Veranita Purba, kedua yakni mempekerjakan kembali tiga asisten perawat yang di-PHK secara sepihak dan ketiga yaitu tuntutan untuk berikan hak-hak normatif bagi seluruh pekerja RS Awal Bross sesuai UU No.13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit terkait tuntutan tersebut. (IBC/SBS032)

 

 

You might also like
Comments
Loading...