Tradisi “Ngala Impun” Salawena, Daya Tarik Wisata Baru di Pesisir Sawarna

Bayah (2/5/2019) Satubanten.com – Setiap jelang akhir bulan kalender Hijriah, atau tanggal 24-26 bulan Hijriah, seperti sebuah anugerah bagi warga yang berada di sepanjang Pantai Sawarna, Bayah Kabupaten Lebak, Banten.

Pada tanggal tersebut musim ikan kecil (impun) naik ke pantai. Ratusan warga berebut turun ke laut untuk berburu ikan-ikan kecil itu.  Tradisi Salawena atau “Ngala Impun” demikian warga di sini menyebutnya. Sebuah tradisi panen ikan kecil yang hanya ada pada setiap akhir bulan Hijriah.

Tentu saja, habitat ikan kecil yang diyakini berasal dari sungai dan berkembang biak di muara ini, diantaranya Muara Cibareno, Muara Cisawarna, Muara cipamubulan pulomanuk, Muara Cimadur Bayah dan muara Cimandiri Pangarangan dan Cihara.

Daya tarik Salawena sebenarnya bisa dijadikan Paket Wisata Unggulan Rutin setiap Bulan. Wisatawan bisa menikmati keramaian Salawena seperti Ngala Impun Bareng, masak Impun bareng atau sambil babacakan bareng.

Tentunya menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi wisatawan yang datang ke Sawarna, jika dikemas dengan baik untuk dijadikan alternatif paket wisata.

Salah tokoh masyarakat Desa Sawarna, Dezaro Erwin mengatakan, tradisi Ngala Impun ini terus dilestarikan dan kedepan bisa dijadikan daya tarik wisatawan.

“Tradisi Salawena harus tetap dipertahankan, karena sudah dari dulu tradisi ngala impun ini ada.” ujarnya kepada Satubanten.com

“Kedepan bisa dikemas menjadi destinasi wisata budaya pesisir.” harap Dezaro yang juga ketua Balawista Lebak ini. (SBS/02)

You might also like
Comments
Loading...