Tolak Pengembalian Obat, Massa LSM Datangi Apotek Gama Cilegon

Cilegon, SatuBanten – Massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) BMPP mendatangi Apotek Gama di Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Kamis (29/7/2021).

Hal ini lantaran pihak apotek awalnya menolak pengembalian obat yang sudah dibeli dengan harga sekira Rp1,8 juta.

Jajaran Satreskrim Polres Cilegon yang datang ke lokasi langsung menenangkan massa agar tidak terjadi kericuhan.

Mulyana, Waketum LSM BMPP menceritakan sebelumnya salah satu anggota LSM BMPP membeli obat untuk luka dalam di Apotek Gama Panggung Rawi. Namum kemudian ternyata dokter tidak membolehkan obat dimaksud untuk dikonsumsi oleh kerabatnya yang sedang sakit.

“Beli obatnya kemarin, tapi dokter mengatakan bahwa obat ini jangan diminum, terus saya suruh kembalikan, tapi ditolak (oleh apotek), alasannya, barang yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan. Harga obatnya mahal Rp1,8 juta, meskipun pengembaliannya 80 persen saya terima, cuma ketika mengatakan tidak bisa itu ada ucapan yang tidak enak. Harusnya ini disampaikan bahwa ini tidak bisa secara baik-baik, ya sudah selesai,” katanya ditemui di lokasi.

Akibat ada ucapan yang tidak enak dari pihak Apotek Gama, lanjutnya, para anggota LSM BMPP bersimpatik spontan mendatangi Apotek yang berada persis di depan RSUD Panggung Rawi tersebut.

“Ini ramai-ramai karena memang ada rasa simpatik ya dari teman-teman, tapi saya netralisirkan, saya suruh keluar semua. Sekarang saya minta ke Apotek Gama solusinya seperti apa, gitu aja,” ungkapnya.

Sementara itu, Fakih, Manajemen Apotek Gama membenarkan bahwa obat luka dalam tersebut dibeli secara resmi. Namun kemudian ternyata obat tersebut dikembalikan lagi.

“Obat dibalikin lagi, sampai karyawan bilang kalau ini dipaksain untuk dipulangin nanti saya yang tekor, nombokin. Kan kalo semua obat dibalikin kan saya isinya nggak tau, bagaimana. Soalnya kan kita itu sudah tersistem,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Arief N Yusup enggan berkomentar banyak. Dia menyatakan peristiwa tersebut akan diselesaikan di Polres Cilegon.

“Persoalan dibawa ke kantor Polres Cilegon untuk diselesaikan,” ujarnya. (***).

You might also like
Comments
Loading...