Tips Perawatan Mobil Setelah Mudik

(foto/didik)
Satubanten News – Banyak pemilik mobil melakukan perawatan dan persiapan saat akan melakukan perjalanan jauh menjelang mudik lebaran.

Bengkel-bengkel mobil yang selalu ramai hingga antri oleh pelanggan yang ingin mempersiapkan mobil mereka agar berkondisi prima untuk dibawa mudik.

Kepedulian pemilik kendaraan akan keamanan dan kenyamanan mengemudi di perjalanan mudik sudah sangat baik.

Namun, kadang kepedulian terhadap kenyamanan mobil pasca mudik ternyata kurang diperhatikan. Setelah melakukan perjalanan panjang ke kampung halaman, dipakai berkeliling untuk silaturahmi, macet panjang , pemilik kendaraan justru jarang memeriksakan kondisi mobilnya. Padahal, bisa saja mobil tersebut ‘kelelahan’ sehingga butuh perawatan ekstra setelah kerja keras.

Perawatan mobil setelah dipakai mudik tidak terlalu sulit atau merepotkan. Sama saja dengan perawatan dengan pemakaian normal anda.

(foto/didik)

Berikut kami berikan beberapa tips perawatan mobil setelah mudik yang di lansir dari asapmobil.com :

1 Cuci Bersih Mobil

Perawatan pertama adalah dengan mencuci bersih seluruh bagian mobil. Mulai dari bodi, kolong, bersihkan ruang mesin hingga ke interior untuk kenyamanan pemakaian berikutnya. Saat membersihkan secara mendetail, atau saat mobil diangkat untuk membersihkan kolong, lakukan pemeriksaan secara cermat. Khususnya di bagian kaki-kaki dan tempat-tempat yang dapat ditemukan rembesan oli.

Dalam perjalanan mudik, biasanya kita kerap kali melewati jalan berlubang atau berkondisi kurang baik. Keadaan tersebut tentu dapat membuat komponen kaki-kaki seperti shock, ball joint, tie rod dan lainnya menjadi rusak dan butuh penggantian. Jadi anda dapat memeriksanya sendiri di tempat pencucian sebelum membawanya ke bengkel.

Untuk yang sangat memperhatikan penampilan cat dan body mobil, setelah mobil dicuci bersih tentu akan lebih mudah untuk melihat apakah ada lecet atau goresan pada cat. Perjalanan jauh, kondisi cuaca panas dan hujan bergantian, polusi saat kemacetan dan goresan debu atau partikel saat melaju di kecepatan tinggi tentu dapat meninggalkan bekas yang membuat mobil menjadi kurang sedap dipandang.

2. Ganti Oli Jika Dibutuhkan

Oli biasanya menjadi komponen yang paling sering diganti jika mobil mau dipakai mudik. Namun setelah itu pulang mudik, kebanyakan pemilik kendaraan justru lupa untuk memperhatikan bagian yang satu ini. Padahal mesin bekerja cukup keras saat arus mudik. Selain jarak tempuh yang lumayan jauh, kemacetan yang cukup panjang bisa menjadi tambahan tolak ukur perlu atau tidaknya mengganti oli.

Sebagai contoh saja, jika biasa anda mengganti oli setiap 5 ribu km dan perjalanan mudik pulang pergi menghabiskan jarak 3 ribu km mungkin terasa kalau oli masih bisa dipakai sekitar 1500 atau 2000 km lagi. Namun anda harus mempertimbangkan pula berapa jam mobil terhenti karena macet padahal mesin terus menyala. Karena saat mobil berhenti, oli pada mesin tetaplah bekerja.

3. Periksa Komponen Rem dan Kopling

Setelah perjalanan jauh, biasakan juga untuk mengecek komponen rem dan kopling. Perjalanan panjang dengan kecepatan tinggi dan diselingi kondisi macet biasanya akan membuat kampas rem atau kopling menjadi lebih tipis. Meski masih bisa digunakan dan tidak harus diganti, lakukan pemeriksaan untuk memastikan demi keamanan pemakaian anda.

4. Lakukan Spooring Roda

Dalam perjalanan mudik mungkin saja anda sudah menghantam lubang atau batu di jalanan. Demi kenyamanan dan agar tidak bertambah parah, lakukan spooring roda mobil anda. Sebelumnya, pastikan anda sudah memeriksa kondisi komponen kaki-kaki. Jangan sampai setelah anda melakukan spooring, anda malah harus mengganti beberapa komponen kaki mobil. Akhirnya anda terpaksa melakukan spooring ulang.

5. Cek Cairan-Cairan Lainnya

Cairan yang perlu di cek selain oli mesin adalah air radiator, air wiper, minyak rem dan oli transmisi. Anda tidak pernah tahu apa yang terjadi dengan komponen-komponen dalam kap mesin selama perjalanan panjang. Jangan sampai karena lupa mengecek, aktifitas anda justru terganggu saat mobil dipakai sehari-hari.

6. Lakukan Tune Up Rutin

Jika semua sudah diperiksa secara menyeluruh, maka jangan lupakan untuk melakukan tune-up rutin. Hal ini penting untuk mengembalikan kondisi mobil menjadi lebih fit dan mobil siap digunakan kembali untuk menemani anda beraktifitas. (SBS02/net)

You might also like
Comments
Loading...