Tim Jawara Polda Banten Ringkus Bandit Jalanan

Serang, (19/02/2020)- Satubanten.com- Kawanan bandit jalanan atau spesialis pencuri accu/batere closed circuit television (cctv) di jalan tol Tangerang Merak berhasil digulung personil Reserse Mobile (Resmob) dan Tim Jawara Polda Banten.

Dalam aksi penyergapan, personil Ditreskrimum ini berhasil meringkus 6 tersangka di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Serang, Kota Serang dan Cilegon, Selasa (18/2/2020).

Dari keenam orang yang ditangkap, tiga diantaranya terpaksa dilumpuhkan timah panas karena melakukan perlawanan kepada petugas.

Keenam tersangka yang ditangkap Supendi alias Ompong (30), Ali Imron alias Bendot (30), Hendra (23), dan Feri (32), keempatnya merupakan warga Desa Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Mulyadi (29), Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon dan Rasidi alias Jack (22), warga Kecamatan Binuangen, Kabupaten Pandeglang.

Dari para tersangka diamankan barang bukti mobil Daihatsu Sigra A 1791 FZ yang digunakan para pelaku sebagai sarana kejahatan, 1 buah tas yang berisi 2 gunting besar, pahat besi, 2 kunci leter T dan gurinda yang di gunakan sebagai alat untuk mengambil baterai/accu serta 10 accu CCTV.

“Para tersangka melakukan aksinya di sejumlah titik cctv mulai dari KM 75 hingga KM 94 di jalan tol Tangerang – Merak.

Modus yang digunakan adalah memotong kunci box menggunakan gunting besar dan mengangkut barang hasil curian menggunakan mobil Sigra,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Banten, Kombes Pol Novri Turangga kepada wartawan, Rabu (19/2/2020).

Lebih lanjut Novri menjelaskan bahwa pengungkapan kasus pencurian batrei cctv di jalur bebas hambatan ini bermula dari informasi yang didapat petugas. Setelah mendapatkan informasi, personil Resmob dan Tim Jawara yang dipimpin Iptu Yuda Purawan langsung pengejaran dan berhasil meringkus tersangka Ali Imron dan Feri saat mengendarai Daihatsu Sigra A 1791 FZ di sekitaran kantor Desa Mancak di Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang sekitar pukul 21.00.

“Dari kedua tersangka ini, Tim Resmob dan Jawara mendapatkan identitas 4 tersangka lainnya dan berhasil meringkus di beberapa lokasi di wilayah Kota Serang dan Cilegon. Tiga diantara keenam tersangka terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur karena melawan. Ketiganya adalah Ompong, Bendot dan Hendra,” ungkap Novri.

Dari pengakuan keenam tersangka, kawanan spesialis pencurian batere cctv ini sudah melakukan aksi pencurian sebanyak 16 kali di jalan tol Tangerang Merak pada kurun 1 hingga 5 Pebruari 2020.

Dalam aksinya, keenam tersangka memiliki peran masing-masing hingga menjual barang hasil curian tersebut ke penadah.
“Untuk penanganan kasus, selanjutnya keenam pelaku dan barang bukti diserahkan kepada penyidik Subdit Jatanras untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” katanya.

Dikatakan Dirreskrimum, dampak dari pencurian batere ini mengakibatkan cctv tidak berfungsi yang berdampak pada pelayanan pengguna jalan tol. Akibat dari tidak berfungsinya cctv, seluruh aktivitas maupun kejadian yang ada di areal cctv tidak terpantau oleh petugas.

“Karena batreinya dicuri, seluruh aktivitas tidak terpantau dan ini mengganggu aparat ataupun pengelola tol Tangerang – Merak dalam upaya memberikan pelayanan terhadap pengguna jalan tol. (Sbs/011/Rls)

You might also like
Comments
Loading...