Terkait Dugaan Match Fixing, Joko Driyono Diperiksa Satgas Mafia Bola Selama 11 Jam

Jakarta (25/1/2019) Satubanten.com – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono akhirnya memenuhi panggilan Satgas Antimafia Bola di Direskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (24/1).

Pemanggilan ini merupakan yang kedua setelah pemanggilan sebelumnya ditunda. Jokdri , panggilan akrab Joko Driyono diperiksa selama 11 jam dan dicecar 45 pertanyaan.

Jokdri dipanggil sebagai saksi atas laporan mantan Manajer Persibara Banjar Negara, Lasmi Indaryani terkait kasus penipuan dan pemerasan pada laga Liga 3 musim lalu.

“Terima kasih kepada teman-teman yang sabar menunggu lumayan lama sejak jam 11 sampai jam 10. Alhamdulillah saya telah menuntaskan proses ini dimintai keterangan sebagai saksi atas laporan yang disampaikan oleh ibu Lasmi, teman-teman juga sudah ikuti kasusnya,” ujar Jokdri kepada media.

Jokdri ditanya tentang kewenangannya selama menjadi Wakil Ketua PSSI. Menyoal kasus ini, Joko secara penuh mendukung langkah kepolisian.

“Saya dimintakan keterangan ada 45 pertanyaan mengenai struktur, fungsi, kewenangan yang ada di PSSI kemudian sistem manajemen yang ada di PSSI, kewenangan-kewenangan yang ada di Exco, komite-komite kesekjenan, prosedur tentang budgeting pencarian uang dan seterusnya,” imbuhnya.

“Secara umun saya merasa ini bagus juga mudah-mudahan apa yang saya sampaikan menjadi reverensi bagi kepolisian untuk mengambil kesimpulan-kesimpulan terhadap proses yang dilakukan terdahulu baik kepada yang terlapor maupun saksi-saksi sebelumnya. Saya kira itu point yang saya mau sampaikan,” tegas Jokdri. (SBS/02)

You might also like
Comments
Loading...