Terjatuh Saat Mengambil Madu, Warga Baduy Meninggal Dunia

Lebak (06/11/2019), Satubanten.com – Seorang warga Baduy Dalam yang akrab dipanggil Ayah Cani dikabarkan meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon saat mengambil madu di hutan. Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh Ayah Mursid saat ditemui Satu Banten News di Kampung Kaduketug, Baduy Luar.’

“Ini harusnya warga banyak yang kesini (ikut acara), tapi karena ada ‘duka’, ada warga yang meninggal makanya dari Cibeo sedikit yang kesini. Ngurus itu dulu,” kata Ayah Mursid.

Ayah Mursid memang siang itu sedang berada di Kaduketug untuk mengikuti acara bakti sosial kegiatan Jambore Bintalnas Bea Cukai. Selain Ayah Mursid, warga dari Baduy Dalam dan Baduy Luar juga datang untuk mengikuti acara bakti sosial dan cek kesehatan dalam kegiatan Jambore Bintalnas Bea Cukai tersebut.

BACA JUGA : Siswa SMP Tewas Tenggelam di Sungai Baduy

Kabar tentang meninggalnya Ayah Cani, juga dibenarkan oleh Atsuni salah sorang warga Baduy yang ditemui Satu Banten News di Kampung Cijahe. Menurut penuturan Atsuni, Ayah Cani terjatuh saat sedang mengambil madu di hutan. Cidera yang dialami Ayah Cani cukup parah yakni luka lebam di bagian kaki, dan dada.

“Tadi saya juga dari Kaduketug pak, pagi. Terus ya harus balik lagi ke Cibeo soalnya kan ada ‘duka’ itu. Ayah Cani awalnya memang lagi ambil madu, terus terjatuh. Lumayan kakinya sama dadanya kena, lalu meninggal. Namanya ajal mah atuh kumaha yang Maha Kuasa bae eta mah pak,” tuturnya.

Saat melakukan proses pengambilan madu tersebut, Ayah Cani diketahui telah mengumpulkan 2 botol madu. Namun karena kecelakaan tersebut, Ayah Cani terjatuh dan meninggal. Ayah Cani yang merupakan warga Kampung Cibeo Baduy Dalam tersebut juga diketahui mempunyai seorang istri dan 4 orang anak.

“Ya semoga keluarganya teh sabar dan nerima. Bagaimana juga kan udah ketentuannya yang Maha Kuasa,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...