Tercatat 20% Masyarakat Kota Serang Belum Imunisasi Lengkap

Serang (19/7/2019) Satubanten.com –  Dinkes Kota Serang  mencatat baru sekitar 80 persen masyarakat yang melakukan imunisasi lengkap di Puskesmas,  dan sejumlah tempat imunisasi milik pemerintah, seperti Posyandu. Sementera 20 persen warga masih belum sadar, atau bisa saja sudah melakukan imunisasi di rumah sakit atau di luar daerah Kota Serang.

Hal ini dikemukakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang Ikbal. Padahal banyak terdapat Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang ada di Kota Serang. Mulai dari tingkat Kecamatan, Kelurahan, sampai tingkat RW.

“Belum semua 100 persen. Kalau diasumsikan itu sekitar 20 persen melakukan imunisasinya diluar. Artinya, bisa saja mereka melakukannya di rumah sakit, klinik dan spesialis atau tempat lainnya. Itu kan hak mereka juga. Tapi, untuk masyarakat pada umumnya kami siapkan di Puskesmas, pelayanan rumah sakit pemerintah dan juga di posyandu-posyandu yang tersebar di wilayah Kota Serang, dibeberapa kelurahan, bahkan ditingkat RW,” ujarnya, Jum’at (19/7).

Pada tahun 2019 ini terdapat dua kasus atau Kejadian Luar Biasa (KLB) pasien yang terkena difteri atau infeksi saluran pernapasan dan tenggorokan yang diakibatkan oleh bakteri “Corynebacterium diphtheriae”. Bakteri ini juga dapat menular serta berakibat fatal apabila tidak segera diobati.

“Secara umum Kota Serang ini aman, memang ada Kejadian Luar Biasa (KLB) di tahun 2019 ini, yaitu difteri. Ini ada dua kasus, padahal kasus seperti ini tidak mesti terjadi kalau anak-anak sudah mendapatkan imunisasi difteri. Tapi ini lagi-lagi harus muncul karena peran serta masyarakat serta kesadarannya masih kurang,” terangnya

Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pengarahan kepada para kader posyandu. Secara umum, ia menjelaskan, ditingkat Kota Serang relatif baik akan kesadaran imunisasinya. Akan tetapi yang paling sedikit berada di wilayah Kecamatan Kasemen.  (SBS-02)

You might also like
Comments
Loading...