Tempat Wisata Eksklusif Yang Tak Banyak Orang Ketahui

Serang (25/06/2019) SatuBanten. News – Desa Penyirapan merupakan suatu desa yang terletak di Baros, Serang. Daerah Baros terkenal dengan hanya jalan besar saja antara Pandeglang dengan Serang, dan nampaknya tidak terlihat apapun seperti tempat wisata maupun tempat makan atau yang lainnya, selain yang biasa kita ketahui yaitu Durian Jatohan Haji Arif (DJHA) yang kerap kali kita jumpai ketika melewati daerah Baros.

Akan tetapi nyatanya tak jauh dari lokasi Durian Jatohan Haji Arif itu terdapat sebuah tempat wisata pemandian air yang bernama Cikorosok Setra di Desa Penyirapan. Wisata pemandian air ini cukup terbilang mewah akan tetapi memiliki keunggulan dengan harga yang terjangkau, hanya dengan Rp. 10.000 saja sudah bisa menikmati seluruh wahana yang ada di Cikorosok Setra ini. Maka tak heran tempat ini kerap kali ramai oleh pengunjung dari daerah manapun.

Berdasarkan keterangan dari salah satu pengunjung bahwa sebelumnya belum ada yang tahu dengan tempat renang ini, namun sekarang mulai ada perkembangan dimana sudah banyak yang mengetahui keberadaan tempat renang ini.

“Tempat ini cukup nyaman untuk memanjakan, menyenangkan hati si anak dan bahkan orang dewasa, dengan harga relatif murah tempat ini tidak kalah saing dengan tempat renang lainnya meskipun tempatnya berada dalam perkampungan namun dalam perjalanannya di suguhkan dengan suasana alam seperti sawah yang indah” Ujar Yesi salah satu pengunjung Cikorosok Setra.

Dinamakan Cikorosok Setra karena diambil dari dua nama antara Cikorosok dan Setra. Cikorosok berarti air yang mengalir langsung dari sungai Dusun Korosok dan Setra yang merupakan nama putra pertama dari sang pemilik tempat wisata ini.

Dahulu sebelum jadinya pemandian air ini, lahan tanah ini pernah dijadian ternak ikan lele dan juga ternak bebek. Tapi sayangnya keduanya itu tidak menjadi sebuah keberuntungan bagi sang pemilik. Bahkan hanya dipandang sebagai usaha yang sia-sia dimata masyarakat sekitar Desa Penyirapan.

Maka tak heran, lahan tanah yang sudah menjadi tempat wisata pemandian air ini tak banyak diketahui orang karena letaknya yang cukup masuk kedalam dan masih dekat dengan daerah persawahan. (RR/SBS31)

Penulis : Fira Naili Zulfa, Mahasiswi Jurusan Pendidikan Agama Islam di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

You might also like
Comments
Loading...