Teken MoU, Fasilitas Penunjang Pelabuhan Warna Sari Segera Dibangun

Cilegon (1/7/2019), Satubanten.com – Fasilitas penunjang Pelabuhan Warnasari akan segera dibangun. Hal ini dapat diketahui usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Amindotek Group melalui anak perusahaannya PT Akar Kaniis Indonesia (AKI) dengan PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM), Minggu (30/06).

Chief Executive Officer Grup Amindotek, RM Aryo Maulana mengatakan, ketertarikannya berinvestasi dalam pembangunan pelabuhan Warnasari karena memiliki keunggulan, yaitu seperti lokasi dan akses masuk yang strategis.

“Pelabuhan Warnasari tepat berada di pusat kawasan industri Cilegon sehingga menjadi pilihan utama yang strategis, dekat dan optimal dalam melayani kapal serta bongkar muat barang kebutuhan industri. Sedangkan akses masuk dan keluar sangat strategis sehingga mempermudah alur masuk dan keluar kendaraan pengangkut muatan dari dan ke kapal,” jelas Aryo.

Pembangunan fasilitas penunjang pelabuhan Warnasari ini rencananya akan dibangun diatas lahan seluas 35 hektare (ha). Direktur Utama Pelabuhan Cilegon Mandiri H. Arif Rivai mengatakan bahwa lahan seluas 35 ha ini nantinya akan dibangun pergudangan, penimbunan dan fasilitas BBM.

“Jadi MoU ini murni pengolahan lahan untuk menunjang lahan 10 hektar yang akan di kelola oleh PT Duta Tong Yang Indonusa terkait pembangunan dermaga dan jembatan,” ujar Arif Rivai.

Meski Arif menerangkan bahwa MoU ini hanya sebatas kesepahaman dan belum mengarah pada pembahasan hak dan kewajiban kedua belah pihak, namun dirinya mengatakan akan membentuk tim untuk melakukan pengkajian lebih lanjut.

“Terkait dengan pola kerja sama yang di tawarkan dengan opsi pembagian keuntungan atau profit sharing, namun hal itu masih perlu di kaji secara komprehensif lewat tim bersama yang dibentuk,” jelas Arif.

Sementara itu Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan momentum penting, karena merupakan bentuk kemajuan nyata dari niat dan upaya seluruh elemen masyarakat Cilegon yang ingin memiliki pelabuhan daerah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Perjuangan masyarakat Cilegon untuk memiliki pelabuhan telah melalui proses yang panjang. Dimulai sejak tahun 2002, saat kepemimpinan Walikota Cilegon Tb Aat Syafaat yang dengan berani mengeluarkan Perda nomor 1 tahun 2001 tentang kepelabuhanan di Kota Cilegon. Pembangunan Pelabuhan Warnasari secara ekonomi dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Cilegon,” imbuhnya.

Setelah penandatangan MoU ini, Edi berharap kedua belah pihak dapat segera bergerak melakukan percepatan pembangunan Pelabuhan Warnasari. Ia menambhakan bahw apembangungan dapat dipercepat yakni dengan program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Pemerintah dalam hal ini Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menurut Edi juga mengapresiasi pembangunan pelabuhan ini dengan mensupport perizinan

“Dengan tiga tahapan utama tersebut saya yakin pembangunan pelabuhan Warnasari dapat dipercepat,” kata Edi.

Penandatangan kerjasama antara PT Akar Kaniis Indonesia dengan PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) tersebut dilakukan oleh Direktur Operasional dan Komersial PT PCM Akmal Firmansyah dengan Direktur Utama PT Akar Kaniis Indonesia Aditya Fahrurozi di saksikan oleh DR. Reda Mantofani Asisten Umum Jaksa Agung.

You might also like
Comments
Loading...