Taylor’s University Malaysia Pertahankan Posisi #1 di Asia Tenggara dalam Pemeringkatan QS

Kuala Lumpur, SatuBanten – Taylor’s University mengawali rangkaian “QS World University Rankings 2022” dengan sederet pencapaian luar biasa. Peringkat Taylor’s naik 47 posisi dan kini menempati peringkat ke-332 di dunia.

Taylor’s berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu universitas terbaik di dunia dan termasuk dalam jajaran 1,1% universitas unggulan di dunia. Dengan demikian, Taylor’s mempertahankan gelarnya sebagai universitas swasta terbaik di Malaysia dan Asia Tenggara. Untuk pertama kalinya, Taylor’s sukses menembus jajaran 100 besar universitas terbaik berdasarkan kategori Employer Reputation, dan kini berada di peringkat ke-90.

Pada awal tahun ini, Taylor’s kembali menduduki peringkat 20 Besar di dunia untuk Program Studi Perhotelan dan Manajemen Pariwisata dalam “QS World University Rankings by Subject 2021″—Taylor’s menjadi satu-satunya universitas di Malaysia dan Asia Tenggara yang berada dalam jajaran 20 Besar. Dalam pemeringkatan serupa, Program Studi Ilmu Bisnis Taylor’s juga menjadi yang terbaik di Malaysia. Taylor’s saat ini menempati jajaran 90 Besar, tepatnya berada di posisi ke-89, dalam “QS Asia University Rankings 2021″—lebih cepat mencapai target.

Vice Chancellor & President, Taylor’s University, Profesor Michael Driscoll, meyakini bahwa strategi inovasi kurikulum dan respons cepat Taylor’s atas dinamika dunia pendidikan turut mempertahankan kesuksesan tersebut.

“QS World University Rankings edisi terbaru kembali membuktikan status Taylor’s sebagai universitas swasta terbaik di Malaysia dan Asia Tenggara. Lembaga pemeringkat ini juga mengakui layanan pendidikan kelas dunia yang tersedia bagi mahasiswa Taylor’s. Saya mengucapkan selamat kepada seluruh staf, mahasiswa, dan mitra-mitra Taylor’s, dan mengapresiasi komitmen mereka terhadap keunggulan.”

“Pencapaian terbaru kami terwujud ketika berbagai industri dan universitas berhasil berinovasi dan beradaptasi dengan metode belajar yang memadukan format jarak jauh dan tatap muka, di seluruh dunia. Setelah pandemi berlangsung satu tahun, kami memprioritaskan kesinambungan pendidikan dengan mengubah pendekatan belajar-mengajar,” jelas Profesor Michael Driscoll.

Taylor’s termasuk beberapa universitas di Asia yang meraih 5 Bintang QS dalam aspek Online Learning. Hal ini membuktikan arahan Taylor’s dalam pendekatan belajar-mengajar yang mengutamakan e-learning. Pandemi yang masih berlangsung telah mempercepat pelaksanaan Kerangka Kurikulum Taylor’s yang baru. Kurikulum tersebut dikembangkan Taylor’s untuk mendorong pembelajaran mandiri di kalangan mahasiswa. (**)

You might also like
Comments
Loading...