Tangsel Menjadi Satu-Satunya Zona Merah Penyebaran Covid-19 Di Banten

Serang, (23/10/2020)Satubanten.com – Menjadi salah satu daerah yang menjadi zona merah di Banten membuat Tangerang Selatan memutuskan untuk memperpanjang PSBB, tercatat bahwa pada tanggal 22 Oktber 2020 Tangerang Selatan mencatat ada 44 kasus dalam sehari.

Hal ini yang membuat Tangerang Selatan memecahkan rekornya sebelumnya yakni sebanyak 41 kasus dalam sehari pada tanggal 18 September 2020.

Tidak hanya memecahkan rekornya Tangsel juga menjadi satu-satunya daerah dibanten yang masih menyandang zona merah yang artinya memiliki resiko penularan yang cukup tinggi.

Hal itu terungkap dalam data zonasi risiko yang ditampilkan dalam laman covid19.go.id/peta-risiko yang dimutakhirkan per 18 Oktober 2020.

Kita ketahui bahwa banten beberapa kali menjadi zona merah kemudian kuning lalu merah kembali ini menjadikan Benten menjadi salah satu daerah yang cukup fluktuatif dalam penyebaran Virus ini.

Seperti yang terjadi pada Tangsel dengan rekor tambahan 44 kasus pada Kamis 22 Oktober 2020 membuat, total kasus positif Covid-19 di Tangsel menjadi 1.575 kasus sejak virus corona mewabah.

Dari banyaknya kasus yang masuk juga dibarengi dengan jumlah pasien yang mengalami kesembuhan yakni sebanyak 34 pasien.

Data Satuan Tugas juga menyebutkan, menyatakan ada tambahan 14 orang suspect sehingga per 22 Oktober total ada 3.784  suspect dengan rincian 105 orang masih dirawat/isolasi dan 2.563 discarded. Sementara itu,

“Di Provinsi Banten hari ini hanya 1 wilayah yang masih zona merah, yaitu Kota Tangerang Selatan,” tutur Wahidin melalui akun Instagram @wh_wahidinhalim, Rabu 21 Oktober 2020.

“Beberapa bulan yang lalu ada 4 zona merah yaitu Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan,” tambah Wahidin seraya mengingatkan warga untuk tidak lupa mematuhi protokol kesehatan dan tetap disiplin 3 M.

You might also like
Comments
Loading...