Tak Layak Dilewati, Jembatan Gantung di Dalung Akan Direnovasi Tahun 2020

Serang (25/9/2019) Satubanten.com –  Keinginan masyarakat Dalung Kota Serang untuk memperbaiki jembatan yang rusak dan tidak  layak bakal terwujud. Pasalnya, Pemkot Serang berencana membangun jembatan gantung pada tahun 2020 melalui dana APBD.

Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, jembatan gantung tersebut sangatlah tidak layak untuk dilintasi. Selain hamparannya yang terbuat dari bambu, kondisi besi pada jembatan pun sudah berkarat dan rapuh. Sehingga, dikhawatirkan apabila masih tetap digunakan dapat membahayakan warga yang melintas.

“Tahun 2020 pasti akan kami anggarkan untuk membangun jembatan gantung ini. Karena dianggarkan perubahan ini tidak mungkin, jadi di APBD murni nanti 2020. Sebelum dilakukan pembangunan juga kan nanti akan dilakukan penelitian juga oleh PUPR,”  ujarnya,  Saat dikonformasi,  Rabu (25/9).

Lanjutnya,  kata walikota,  pembangunan jembatan ini juga akan lebih besar dari saat ini. “Mungkin nanti jembatan ini juga lebih lebar, kalau sekarang misalnya hanya satu meter, nanti kami bangun menjadi dua meter. Sehingga nanti bisa juga dilalui oleh kendaraan roda dua. Tapi sementara kalau bisa jembatan ini ditutup dulu, jangan digunakan,” ujarnya.

Terkait tanah yang saat ini digunakan, pemkot akan berkoordinasi dengan developer selaku pemilik lahan. Ia juga yakin, jika pihak developer akan menyetujuinya, karena jembatan ini digunakan untuk warga perumahan tersebut. “Saya kira developer pun akan setuju. Sebab ini kan untuk warganya juga, jadi pasti akan memberikan tanahnya,” ucapnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang M Ridwan mengatakan, sebelum melakukan pembangunan jembatan, pihaknya akan mengambil alih jembatan gantung tersebut menjadi aset milik Kota Serang. Hal itu dilakukan untuk mempermudah proses pembangunan. “Jembatan ini swadaya masyarakat, jadi nggak masalah kalau nantinya jembatan gantung ini milik pemerintah Kota Serang,” ujarnya.

Pembangunan jembatan tersebut , diperkirakan akan menelan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar, tak jauh berbeda dengan jembatan gantung Kampung Pasar. (SBS)

You might also like
Comments
Loading...