Surat Kecil Untuk Pemilu

Yth. Bangsa Indonesia

Di Manapun Berada

 

Pemilihan umum 2019 tinggal hitungan hari, rakyat jadi penentu di akhir kompetisi.

Sejatinya pemilu ini bukan untuk kepentingan pribadi, tapi untuk kepentingan negeri

Waktu, tenaga, serta pikiran habis bercucuran untuk menentukan pemimpin bangsa kedepan yang dirindukan akan harapan ada perbaikan di segala aspek kehidupan.

Visi misi perlu di uji, demi mencari sang pengubah negeri.

Demokrasi perlu di kritisi, agar kontestasi semakin berisi.

Hal-hal yang fundamental bukan untuk di hapal, melainkan harus di kuasai oleh nalar dan akal.

Sejumlah konflik bahkan potensi konflik telah di prediksi, masalah money politik seakan menjadi polemik yang tak terobati.

Elit politik berusaha mencari simpatik dengan janji-janji yang menggelitik agar dapat dilantik.

Informasi di manipulasi menjadi narasi yang di konsumsi sehingga rakyat mudah terprovokasi.

Para politisi napi korupsi melangkah pasti tanpa gengsi, saling caci maki dan sibuk membuat fitnah disana sini kalau terus begini bagaimana negeri ini dapat mewujudkan mimpi.

Kita hidup dalam keberagaman, kiri dan kanan akan saling membutuhkan.

Perbedaan pilihan bukan untuk dijadikan permusuhan melainkan mempererat persatuan.

Koalisi dan oposisi saatnya mencari solusi dalam menangani masalah terkini.

Ini pemilu monumental yang perlu di kawal agar tetap sakral

Kalah atau menang tidak melunturkan semangat juang menuju Indonesia gemilang.

 

Salam Persatuan
H-2 Pemilu

Penulis: Bima Guntara
(Dosen Universitas Pamulang)

 

You might also like
Comments
Loading...