Subadri: Masjid Al-Madani Puspemkot Serang Siap Dijadikan Ujicoba Translator Bahasa Isyarat

Serang (14/02/2020) SatuBanten.com – Terkait usulan dari Ketua Umum Koreda, Moch Ridwan, yang mendorong agar masjid besar di kota Serang dapat menyediakan translator bahasa isyarat di setiap khotbah shalat Jumat. Subadri Ushuludin selaku Wakil Walikota Serang, merespon positif usulan tersebut.

Bahkan kata Subadri, masjid Al-Madani yang berada diarea Pusat Pemerintah Kota (Puspemkot) Serang siap dijadikan masjid pertama sebagai percontohan awal dalam penerapan penerjemahan bahasa isyarat.

“Adanya langkah dan niatan dari mahasiswa pegiat disabilitas, yang membantu agar dapat menerapkan penerjemah bahasa isyarat di setiap khotbah Jumat, ini kami sambut baik,” ujarnya kepada wartawan. Jum’at, (14/02).

Menurutnya, beberapa organisasi Islam seperti MUI dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) serta organisasi lainnya mengaku telah mendukung rencana tersebut. Sehingga dirinya pun juga harus mendukung itu.

“Untuk langkah awal, Masjid Al-Madani Ini bisa dijadikan sebagai percontohan bagi masjid lain yang juga ingin menerapkan. Untuk teknisnya dapat berkoordinasi dengan DKM masjid Al-Madani. Kalau bisa, langsung kita ujicoba,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Koreda, Moch Ridwan, mengaku telah berkoordinasi dengan DKM masjid Al-Madani. Namun menurutnya, pihak DKM masih menunggu surat rekomendasi dari MUI Kota Serang.

“Untuk koordinasi kami sudah. Hanya saja dari pihak DKM mengaku masih menunggu surat rekomendasi dari MUI Kota Serang,” ujarnya saat ditemui di Puspemkot Serang.

Selain wakil walikota Serang, dukungan lain disampaikan oleh Ketua Komisi II, Pujianto, mengapresiasi keinginan Komunitas Area Disabilitas (Koreda) agar masjid di Kota Serang dapat menyediakan penerjemah bahasa isyarat di setiap khotbah Jumat.

“Saya pun ingin usulan tersebut agar dapat terealisasi. Saya selaku ketua Komisi II sangat menyambut baik usulan tersebut,” ujar politisi partai NasDem ini.

Ia mengatakan, keberadaan Perda Penyandang Disabilitas merupakan upaya Pemda Kota Serang untuk menyetarakan penyandang disabilitas dengan masyarakat pada umumnya.

“Kan kita semua tahu, lahirnya Perda ini misinya untuk membuat kesetaraan. Mereka layak bisa memahami segala bentuk pengetahuan baik politik maupun keagamaan. Salah satunya di khotbah Jumat,” pungkasnya. (RR/SBS31)

You might also like
Comments
Loading...