Single Lagu ‘Kemarin’ Seventeen Menjadi Trending Topik Dimedia Sosial

Serang, (27/12/2018) Satubanten.com,- Bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi Sabtu (22/12/2018), menyisakan duka mendalam bagi penggemar grup band Seventeen. Tiga personel Seventeen, Andi, Bani, dan Herman, meninggal dunia diterjang bencana tersebut.

Kini, Seventeen hanya menyisakan satu personel, yakni sanng vokalis, Riefian Fajarsyah alias Ifan. Kisah tragis yang menimpa grup band Seventeen tersebut ikut membuat warganet sedih. Sejak kabar tentang kematian personel Seventeen bergulir, lagu dari grup musik yang terbentuk pada 1999 itu menguasai topik pencarian.

Sejumlah lagu Seventeen, seperti Kembali dan Jangan Dulu Pergi menjadi trending pencarian di Google Indonesia. Lagu dengan lirik yang menyayat hati tersebut membuat warganet terbawa perasaan. Buktinya, lagu Kemarin dari Seventeen yang dirilis sekitar dua tahun lalu masuk dalam daftar video populer di Youtube, Selasa (25/12/2018).

Menurut komedian Said “Bajuri” yang merupakan salah satu sahabat Herman, lagu yang diciptakan oleh Herman gitaris Seventeen tersebut telah diciptakan dua tahun lalu untuk mengenang sosok Presiden Abdurrahman Wahid atau Gusdur.

“Seventeen yang ngisi (ciptakan) nyanyiin lagu ini, ane pikirin tribut buat Gusdur, eh subhanallah tapi enggak tahu angin atau apa kejadian sama Seventeen,” ungkap Said saat ditemui dalam acara tahlilan Herman di kompleks perumahan DPR, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (25/12/2018).

Warganet menilai lirik lagu Kemarin sangat pas menggambarkan kondisi Ifan yang kehilangan rekannya di Seventeen dan sang istri tercinta. Mereka pun memberikan komentar berupa dukungan kepada Ifan yang tengah bersedih itu.

“Lagunya jadi kisah nyata. Semoga selalu tabah menjalani cobaan Mas Ifan. Keluarga dan teman-teman yang meninggal diterima di sisi-Nya,” ujar Mayang. (SBS/Bahtiar)

You might also like
Comments
Loading...