Sinergi WWF dan Grab, Bersama Selamatkan Badak Jawa

Banten (16/06/2019), Satubanten.com – Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) merupakan salah satu dari lima spesies badak yang ada di dunia. Oleh karena itu  International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN), menggolongkan Badak Jawa ke dalam kategori Critically Endangered dalam Red List Data Book. Beberapa bulan lalu, tepatnya pada 12 Maret 2019 kembali ditemukan seekor Badak Jawa meninggal, yang secara ototmatis mengurangi populasi Badak Jawa.

Badak Jawa awalnya merupakan spesies yang paling banyak menyebar di Asia. Meski namanya Badak Jawa, namun spesies ini juga bisa ditemukan di sepanjang Asia Tenggara, India dan Tiongkok. Tetapi kini spesies ini hanya terdapat di Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Pandeglang, Banten.

Kini populasi Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon pada tahun 2019 adalah 68 individu, dengan struktur umur 57 individu badak dewasa dan 11 individu anak. Dari jumlah tersebut, 37 merupakan badak jantan dan 31 diantaranya badak betina.

Baca Juga : Investigasi TNUK, Badak Jawa yang Mati Bernama Manggala dan Berusia Muda

Melihat kondisi yang memprihatinkan inilah, World Wild Life Fund for Nature (WWF) Indonesia menjalin kerja sama dengan Grab bekerja sama untuk berdonasi dalam upaya konservasi Badak Jawa. Caranya yakni denga menukarkan point Reward Grab sejumlah 200 poin yang setara dengan donasi sebesar Rp. 5.000,-

Untuk dapat ikut berdonasi, caranya cukup mudah.

1. Buka Apilkasi Grab

2. Pilih Menu GrabReward

3. Cari di Kategori “Lainnya”

4. Pilih “Mari Lestarikan Badak Jawa”

5. Pilih “Tukar Poin”

6. Konfirmasi pilihan dengan memilih menu “Konfirmasi”.

Sinergi antara Grab dan WWF ini diharpkan mampu mendongkrak minat masyarakat untuk dapat turut berdonasi. Dengan cara yang mudah dan cepat, donasi diharapkan bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas untuk kelestarian Badak Jawa yang lebih baik. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...