Setelah Sempat Belajar Tatap Muka, Pemkot Cilegon Putuskan Sekolah Kembali Belajar Daring

Cilegon, Satubanten.com – Satuan Tugas (Satgas) Covid -19 akhirnya membatalkan kebijakan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon yang memperbolehkan sekolah melakukan kegiatan pembelajaran secara tatap muka.

Seperti diketahui, Dinas Pendidikan Cilegon sendiri sudah membolehkan belajar tatap muka sejak Selasa (4/8/2020) kemarin. Sebanyak 33 sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kota Cilegon sebelumnya melakukan pembelajaran tatap muka. Pembelajaran hanya dilakukan selama 2 jam, setelahnya tidak boleh ada aktivitas di luar kelas dan siswa diminta untuk pulang.

Satgas Covid -19 Kota Cilegon pun akhirnya memutuskan, bahwa sekolah tetap melakukan pembelajaran secara daring (online).

“Pembatalan ini kan banyak faktor, pertama peningkatan kasus positif di Cilegon bertambah terus, kedua Cilegon masih posisi zona kuning, ketiga adalah mengacu kepada SKB 4 menteri,” kata Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid -19 Kota Cilegon, Erwin Harahap saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (5/8/2020).

Sekolah tatap muka akan dibuka kembali hingga menunggu situasi aman dan kondusif. Kota Cilegon yang masih berada di zona kuning, belum memungkinkan untuk dibukanya sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Erwin mengungkapkan, ada penambahan 4 kasus positif dalam 2 hari di Cilegon. 3 kasus terjadi pada Selasa kemarin dan 1 orang terkonfirmasi hari ini. Atas pertimbangan itu, sekolah dinilai belum bisa melakukan pembalajaran tatap muka.
(RLS/SBN)

You might also like
Comments
Loading...