Setelah Demo KPK, KMB Akan Terus Kritisi Kinerja Rano Karno

Serang (16/1/2014), SatuBanten – Aksi dari massa gabungan yang menyebut diri mereka Koalisi Mercusuar Banten (KMB) yang telah menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2015) mengatakan akan terus melakukan aksinya dalam mengawal pemerintahan Banten.

Dalam aksinya kemarin di depan Gedung KPK, mereka menuntut KPK menangkap dan mengadili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten, Rano Karno. Tuntutan ini, didasarkan setelah pada fakta persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta beberapa waktu lalu, Rano Karno diketahui cukup banyak terlibat persoalan.

”Berdasarkan fakta persidangan, Rano Karno sewaktu menjabat sebagai Wakil Bupati Tangerang menerima gratifikasi sebesar Rp1,2 miliar pada November 2011 (pengakuan Yayah Rodiah dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Kamis, 3 April 2014, Red),” ujar Delly Suhendar selaku kordinator KMB.

Delly juga meminta KPK segera melakukan klarifikasi atas keberadaan para oknum yang mengaku-ngaku Tim Supervisi KPK. Termasuk dugaan jual beli kasus oleh KPK kepada Rano Karno.

KMB juga meminta KPK segera mengeluarkan rekomendasi kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI agar pemerintah pusat mengambil alih kekuasaan di Provinsi Banten.

”Banten saat ini lumpuh. Pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan dan pelayanan pemerintah lainnya terhambat yang efeknya sangat merugikan perekonomian masyarakat,” tandas Delly. (Ahmad/B01)

You might also like
Comments
Loading...