Sering Terjadi Kecelakaan, Bupati Serang Ultimatum Penambang yang Kotori Jalan Serdang-Kramatwatu

Serang (22/6/2019) Satubanten.com – Banyaknya keluhan masyarakat tentang jalan yang bergelombang dan licin serta berdebu akibat tumpahan tanah merah dari truk-truk penambang yang melintasi jalan Raya Cilegon, tepatnya di kawasan Serdang hingga Kramatwatu membuat Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berang.

“Untuk penambang galian tanah dan batu, yang kendaraannya mengotori jalan, saya ultimatum, segera bersihkan jalan, jangan lagi kotori jalan yang mengakibatkan adanya debu. Kami akan tindak tegas, dan koordinasikan dengan para pihak untuk dievaluasi.” tegas Bupati Tatu melalui akun Instagramnya, Jum’at (22/6) malam.

Tatu menjelaskan, sebenarnya status jalan tersebut adalah Jalan Nasional, melalui Pemerintah Provinsi. Namun, terkait penambangan berkaitan dengan kami Pemkab Serang yang punya wilayah.

“Saya sudah minta Pak Sekda serta dinas terkait (Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang), untuk turun tangan, mengkoordinasikan, dan menyelesaikan masalah yang terjadi.” tuturnya.

Dari Laporan awal yang diterima Bupati, sebagian yang mengotori jalan dari aktivitas kendaraan pengangkut galian penambangan ilegal alias tidak berizin. (SBS-02)

You might also like
Comments
Loading...