Sengketa Kepemilikan Lahan, Kedua Belah Pihak Sepakat Cari Solusi Terbaik

Tangerang (19/7/2019) Satubanten.com – Polemik sengketa lahan antara Kemenkumham dan Pemkot Tangerang mulai mencair. Kedua pihak sepakat mencari solusi terbaik dalam permasalahan ini.

Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah yang hadir dalam acara Rapat Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Hubungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang diinisasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, bertemu dengan Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo, Sekjen Kemenkumham Bambang Rantam Sariwanto, sera sejumlah pejabat dari Kemendagri maupun Kemenkumham.

Tak ketinggalan, rapat koordinasi tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Banten H. Wahidin Halim sekaligus sebagai mediator kedua belah pihak.

Dalam Rakor tersebut Wali Kota menjabarkan duduk permasalahan yang saat ini tengah terjadi antara Pemkot dengan Kemenkumham di Kota Tangerang.

“Berita yang ramai kan kisruh sebenarnya tidak ada yang kisruh, hanya mispersepsi saja yang terjadi,” ujar Wali Kota di kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (18/7).

Arief mengungkapkan komitmen Pemkot Tangerang untuk menata kota serta memberikan fasilitas yang nyaman bagi warga Kota Tangerang melalui tersedianya Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Kami mau untuk bersama – sama mencari solusi terbaik bagi Kota Tangerang,” terangnya.

Terkait pemanfaatan lahan, lanjut Wali Kota, dirinya menyampaikan konsep penataan kota terlebih di wilayah sekitar Pusat Pemerintahan yang statusnya masih milik Kemenkumham.

“Kami tawarkan konsepnya, termasuk RTHnya, bahkan Pemkot siap bantu pembangunan fasilitasnya,” paparnya sembari menunjukan konsep penataan kota.

Sementara itu, Gubernur Banten H. Wahidin Halim menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi agar permasalahan yang terjadi di Kota Tangerang dapat segera terselesaikan.

“Tadi sudah dibicarakan, dalam waktu dekat akan ada pertemuan lagi dari dua pihak untuk pembahasan yang lebih detail, mungkin di hari Senin atau Selasa,” tukas pria yang akrab dipanggil WH. (SBS-02)

You might also like
Comments
Loading...