Seminggu Pasca Lebaran Pedagang Emas Diserbu Pelanggan

Serang, (21/06/2018) Satubanten.com – Para pedagang emas mulai didatangi pelanggannya sepekan pasca lebaran, namun kebanyakan daging pelanggan datang bukan untuk membeli perhiasan emas, melainkan menjualnya.

Menurut Babay salah satu pedagang emas di Pasar Rau Kota Serang, hal tersebut hampir setiap tahunnya terjadi, bahkan sudah menjadi suatu tradisi. “Setiap mau lebaran orang banyak yang beli emas, setelah lebaran mereka jual lagi. Jadi udah kayak tradisi gitu lah,” katanya.

Dia juga mengaku jika penjualan emas di tokonya sebelum lebaran mengalami kenaikan. Banyak pembeli yang datang untuk membeli perhiasan guna menyambut hari raya Idul Fitri. Yang paling banyak diminati pembeli adalah perhiasan jenis cincin, gelang dan kalung.

Namun, sepekan pasca lebaran daya beli masyarakat sudah mulai stabil, bahkan cenderung turun, justru lebih banyak yang menjual dibandingkan membeli. “Jadi pedagang yang beli ke pelanggan, hehe. Baru tiga hari buka tapi udah banyak pelanggan yang dateng. Lebih banyak yang jual sih dibandingkan yang beli,” ujar Babay sambil merapikan emas yang ada di etalase.

Hal serupa juga disampaikan Veronica seorang penjaga toko emas di Serang Plaza, Pasar Lama Kota Serang. “Kalau habis lebaran begini ya memang banyakan yang mau jual emas daripada yang belinya. Mereka beli sebelum lebaran, jadi pas mudik pada bawa emas, pulang mudik dijual lagi kesini,” kata Veronica.

Dia mengatakan, alasan dijualnya kembali perhiasan emas mereka ada banyak faktor. Mulai dari pendaftaran anak sekolah, sampai kebutuhan dapur. Karena biasanya mereka kebahisan uang setelah lebaran dan bagi-bagi THR atau uang persenan kepada sanak keluarga. Apalagi di tahun ini bertepatan dengan pendaftaran masuk sekolah.

Selain itu, sejumlah pedagang emas juga mengeluhkan penurunan omset dibanding tahun-tahun sebelumnya. Apalagi di tahun 2018 ini, meski belum akhir tahun tampaknya penjualan emas akan menurun lagi.

Sebenarnya penurunan ini sudah mulai dirasakan penjual sejak tahun kemarin, dan berharap tahun ini bisa lebih baik.  Namun faktanya, Lebaran tahun ini penjualan emas kembali turun bahkan lebih buruk. Terlebih, menjelang tahun ajaran baru. 

“Dari tahun kemarin emang penjualannya turun. Apalagi ditahun ini menjelang ajaran baru. Harga emas naik terus tapi omset enggak mencapai target,” ucap Babay. (SBS/Q)

You might also like
Comments
Loading...