SEKOLAH KAMI BISA ROBOH, TAPI SEMANGAT KAMI AKAN TETAP KOKOH.

Serang, Satubanten – Puluhan murid SDN Bantar Panjang Kampung Dahu Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang, Sabtu (02/06/2018) berkerasi menggambar grafity di didning sekolahnya yang nyaris roboh dengan tulisan “Sekolah kami bisa roboh, tapi semangat kami akan tetap kokoh.” Bersama Relawan Yappika actionAid dan Pattiro Banten.

Pasalnya, gedung sekolah yang biasa digunakan mereka untuk belajar kondisinya sudah tidak aman lagi, karena rusak sejak beberapa tahun lalu.

Salah seorang Guru SDN Bantar Panjang, Ahmad Robani mengatakan, “SDN Bantar Panjang melakukan renopasi terakhir pada tahun 2014. Tapi di tahun 2016 kelas sudah tidak bisa digunakan lagi karena kondisinya sudah tidak memungkinkan,” katanya.

“Sudah beberapa kali kami mengajukan proposal perbaikan dan advokasi kepada pihak terkait, tapi belum ada kepastian yang mencerahkan. Tadi pagi saja ruang guru runtuh lagi temboknya. Saya hanya berharap semoga ketika ada kejadian yang kurang baik, itu tidak terjadi pada saat guru dan murid sedang melakukan aktivitas di sekolah,” lanjut Robani.

Apip, salah seorang wali murid di SDN Bantar Panjang mengatakan, “Saya sudah beberapa kali membantu melakukan advokasi kepada pihak terkait, bahkan di tahun 2018 ini kita (masyarakat) sempat akan melakukan demo, karena selama ini kepastian tidak kunjung datang,” ungkap Apip.

Tujuan utama Yappika actionAid dan Pattiro Banten mendatangi sekolah tersebut untuk memberikan pembelajaran inovatif dengan cara bermain sambil belajar di halaman sekolah, motivasi dan memberi semangat kepada para murid SDN Bantar Panjang, bahwa harapan itu masih ada. (Sbs/Fakhrul F)

You might also like
Comments
Loading...