Sebelum Ke Lampung, Jokowi Kunjungi Pelabuhan Merak

Cilegon, (25/11/14) SatuBanten- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi dan mengontrol Pelabuhan Merak yang sebelumnya akan di jadwalkan akan blusukan ke Lampug, Selasa (25/11/14).

Jokowi menyatakan, pengelolaan manajemen sejumlah pelabuhan di Tanah Air perlu penataan yang baik. Bila tidak, hal ini akan mengancam keberlangsungan aktivitas transportasi laut.

Hal itu dikatakan Jokowi saat ditanya terkait dengan aktivitas Pelabuhan Bojonegara yang telah beroperasi sejak beberapa waktu belakangan. Ia menyatakan, pemerintah perlu memikirkan manajemen pelabuhan sejak dini, mengingat semakin meningkatnya volume pengguna jasa kepelabuhanan dari waktu ke waktu. Terlebih, saat ini pengoperasian Pelabuhan Bojonegara juga akan bersaing dengan Pelabuhan Cilamaya dan Pelabuhan Tanjung Priok yang saat ini dalam tahap pembangunan. “Kalau ini (pelabuhan-red) saling berkompetisi dan tidak diitung, bisa tiga-tiganya (Bojonegara, Cilamaya dan Tanjung Priok-red) mati,” ungkap Jokowi saat melakukan kunjungan dan pemantauan pengelolaan di kawasan Pelabuhan Merak.

Jokowi mencontohkan, tingginya volume pengguna jasa kepelabuhan itu mendorong pemerintah untuk mengambil langkah konkret. Seperti dengan melakukan peningkatan Pelabuhan Tanjung Priok yang saat ini dalam tahap pembangun dari kapasitas angkut saat ini 5,5 juta Twenty Foot Equivalent Units (TEUs) per tahun diharapakan akan mengalami peningkatan menjadi 15 juta TEUs per tahun pada tahun 2017. “Selain dari Pemerintah, yang bisa melakukan dorongan itu (peningkatan kapasitas pelabuhan-red) adalah zona industri laut. Zona industri itu juga bisa membuka lapangan kerja, sekaligus meningkatkan potensi domestik kita grass root juga bisa sejahtera,” tandasnya. (BSB/005)

You might also like
Comments
Loading...