Satpol PP Bersama TNI/Polri Tertibkan Puluhan PKL di Jl. Hos Cokrominoto

Tangerang (26/09/18), satubanten.com – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan disekitaran Jl Hos Cokroaminoto dan sekitaran pasar lembang kecamatan Ciledug ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Selasa (25/9) kemarin.

 

Penertiban ini melibatkan unsur TNI/Polri tersebut berlangsung kondusif lantaran sejumlah pedagang lebih memilih pasrah kendati beberapa bagian alat-alat mereka untuk berjualan dibawa petugas.

 

“Meski sering dirazia oleh aparatur kecamatan melalui trantib, para pedagang rupanya tidak kapok dan seperti main kucing-kucingan,” kata A. Ghufron Falfeli, kepala bidang ketertiban dan ketentraman masyarakat pada Satpol PP kota Tangerang kepada wartawan.

 

Sebelumnya, para PKL yang berjualan di trotoar jalan itu telah diperingatkan oleh petugas secara persuasif. Mereka diperingatkan sekaligus diperintahkan untuk tidak lagi berjualan di tempat tersebut. Karena sejatinya badan jalan maupun trotoar peruntukannya untuk pejalan kaki.

 

“Jika masih membandel, baru akan dilakukan tindakan tegas. Apa yang dilakukan sekarang karena mereka tidak menggubris apa yang selama ini dilakukan oleh kami dan trantib kecamatan,”terangnya.

 

Ia menuturkan, berdasarkan laporan yang diterimanya setelah petugas bubar usai razia, para pedagang itu muncul lagi. Di sisi lain, pihaknya juga tidak bosan-bosannya menertibkan para pedagang yang membandel tersebut.

 

“Bentuk pelayanan yang dapat kami berikan kepada masyarakat adalah kenyamanan dan ketertiban, untuk itu kami meminta kepada teman-teman pedagang untuk tidak lagi berjualan dilokasi yang telah dilarang,” jelasnya.

 

Penertiban tersebut kata Ghufron, merupakan kegiatan yang rutin akan terus diupayakan untuk menjaga ketertiban, kenyamanan, keindahan dan kebersihan kota, khususnya fasilitas umum sehingga Kota Tangerang dapat lebih layak untuk dikunjungi.

 

“Sanksi sementara kami data dan lakukan pembinaan dan membuat surat pernyataan. Hanya saja, jika membandel, maka akan kami tindak lebih tegas lagi. Karena beberapa juga masih kedapatan berjualan di atas trotoar,” tegasnya.

 

Sementara itu, Lusi salahseorang warga ciledug mengaku mengapresiasi penertiban yang dilakukan oleh petugas, pasalnya tidak jarang dirinya terjebak kemacetan yang cukup parah lantaran keberadaan para PKL yang memakan hampir separuh badan jalan.

 

“Mudah-mudahan bisa mengurangi kemacetan, karena biasanya macet banget ini kalau pagi,” pungkasnya.(sbs03/rls)

 

You might also like
Comments
Loading...