Salah Kaprah Obsesi Berat Badan Ideal Tanpa Dibarengi Pola Pikir Hidup Segat

Satubanten (16/10/2018) – Salah satu pertanyaan yang paling mengganggu bagi para perempuan adalah jika ditanya berat badan. Meskipun badan terlihat tidak begitu gemuk, pernyataan yang mengindikasikan bertambahnya berat badan bisa membuat seorang perempuan mengalami depresi sesaat.

“Eh lama nggak ketemu, kamu sekarang keliatan agak gemukan lho,” ucapan semacam ini bisa berarti ancaman serius bagi seorang perempuan.

Namun apakah kegemukan menjadi sangat serius untuk diperhatikan?

Dalam ukuran standard Body Mass Index (BMI), ukuran jegemukan sering dikaitkan dengan berat badan ideal. Jika BMI lebih tinggi dari 25, maka seseorang dianggap kelebihan berat badan. Jika nilainya lebih dari 30 maka orang tersebut dianggap mengalami obesitas. Namun indeks tersebut tidak mengatakan seberapa sehat badan anda.

Tuntutan untuk membentuk berat badan ideal ini sering kali mendorong seseorang untuk melakukan diet tidak tepat sehingga menyebabkan efek yang keliru. Pola diet yang buruk ditambah kebiasaan jarang berolahraga malah dapat meningkatkan risiko  penyakit jantung  dan berperan dalam berkembangnya sel-sel kanker.

Melaui The Conversation, sebuah penelitian yang dilakukan di Oxford University menunjukkan orang dewasa yang sehat dan menerapkan pola diet dengan kandungan lemak yang tinggi (75% dari asupan energi) selama lima hari mengalami penurunan daya ingat dan mood dibanding kelompok yang menerapkan pola diet dengan kandungan lemak rendah.

Ini berarti bahwa pola diet yang dilakukan secara salah, meskipun akan mengurangi kelebihan berat badan namun akan memicun efek lain yang lebih serius. Maka dalam hal ini, pandangan kelebihan berat badan tanpa dibarengi dengan pemahaman pola hidup sehat adalah kesalahan yang fatal. Tujuan utama menghindari obesitas atau kelebihan berat badan adalah memacu tubuh untuk lebih sehat. Tanpa dibarengi kebiasaan olahraga dan konsumsi yang sehat, maka badan yang ideal belum tentu memberikan jaminan kesehatan. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...