Sakit Leher Karena Salah Bantal, Ini Bisa Jadi Solusinya

Astry (Try) barangkali sedang tidak enak badan pagi ini. Matahari baru naik sepenggalah, tapi Ia sepertinya sudah gelisah. Diambilnya gadget, lalu mendesah. Ia buka sosial medianya, lalu mengetik satu dua buah patah kata, lalu jadilah status di dunia maya.

“Apa obatnya sakit leher yang mungkin disebabkan karena salah posisi tidur?” tulisnya dalam status tersebut.

Kamu mungkin bisa membayangkan kondisi Astry Lelet (Bukan Nama Samaran Sesungguhnya) pagi itu. Masih di atas tempat tidur, lusuh, bau dengan rambut berantakan dan leher nyeri tidak kepalang. Oh oke, mungkin tidak se-ektrim itu juga kondisinya.

Satu yang pasti, Try pagi itu butuh saran dan masukan. Ini bisa jadi kondisi serius dimana leher yang pegal mepengaruhi mood Try seharian. Teman-teman netizen di beranda sosial medianya tentu langsung merespon. Kadang bertanya tentang penyelesaian masalah di sosial media bisa menjadi solusi. Jawaban mencerahkan bisa saja didapat. Sperti misalnya masalah sakit leher yang diderita oleh Try ini, beberapa teman menyarankan teratmentnya.

“Diolesin fresh care aja,” kata Euis salah satu teman Try. Tapi Try merasa sudah melakukannya, dan sakit lehernya tak kunjung reda.

“Minum Piroxcikam aja,” kata Aries, teman Try yang lain. Piroxicam adalah obat antiinflamasi nonsteroid (NSAIDs) yang berfungsi untuk meredakan rasa sakit. Cara kerja NSAIDs adalah dengan menghambat enzim yang memproduksi prostaglandin, yaitu senyawa yang dilepas tubuh dan menyebabkan rasa sakit serta peradangan.

“Dikompres air hangat dalam botol aja,” kata Rachmad. Try mungkin akan mencoba saran-saran ini nantinya.

Tapi kita selalu tahu bahwa netizen kadang terlalu jujur saat memberi solusi. Kengawurannya kadang adalah sebuah kebenaran kondisi yang tidak bisa ditawar-tawar. Seperti kata pepatah kontemporer, “Maha Benar Netizen denga Segala komentarnya,”. Seperti saran-saran dalam status Try tentang sakit leher tadi.

“Obatnya ketemu sama si sayang,” kata Daanur. sepertinya ini cukup masuk akal, walaupun agak kurang empiris.

“Nikah,” kata Adnan. sepertinya Nikah bisa dijadikan penyembuh segala rasa sakit. Selain saran menikah untuk mengatasi sakit leher, Garnis memberikan saran yang cukup progresif dan radikal, “Jangan tidur – tidur”. Sungguh sangat luar biasa bukan, teman-teman Try ini.

Jadi selain saran-saran ngawur yang cukup radikal di atas, apa saja yang mungkin bisa dilakukan Try untuk dapat mengatasi Sakit Leher atau sering juga disebut sebagai Salah Batntal yabg diserita oleh Try ini?

1. Pijat Dengan Lembut

Mintalah bantuan orang lain untuk memijat bagian bahu dan leher dengan lembut untuk menghilangkan rasa nyeri karena otot yang tegang tersebut. Pijatan yang dilakukan harus lembut. Jadi orang yang dipilih untuk memijat, juga harus dipilih dengan baik, jangan sampai salah pilih dan salah pijat.

2. Melakukan Peregangan otot
Lakukan peregangan otot ke arah yang berlawanan. Hal ini dilakukan agar otot yang memendek dapat tertarik kembali ke fungsi memanjang saat relaksasi. Tapi ingat, peregangan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak terjadi kerusakan otot. Terlalu regang juga tidak baik untuk kesehatan dan hubungan.

3. Istirahatkan otot yang terasa nyeri
Cara ketiga adalah dengan mengurangi gerakan pada otot yang tegang tersebut. Hal dimaksudkan untuk mengistirahatkan otot sehingga proses pemulihan menjadi lebih cepat. Ketegangan yang berlangsung lama bisa merusak keadaan.

4. Latih gerak
Setelah otot diberikan istirahat beberapa waktu, lanjutkan dengan melatih gerakan-gerakan ringat pada leher untuk menghindari kekakuan pada leher. Pergerakan ini untuk mencegah kondisi yang kaku dan sering membuat kita sulit untuk memulai sesuatu.

5. Jangan memutar kepala atau membunyikan leher
Beberapa orang memiliki kebiasaan untuk membunyikan leher atau memutar kepala. Kebiasaan ini harus dihentikan karena akan menimbulkan cedera pada otot serta saraf di leher.

6.  Dikompres
Cara keenam adalah dengan mengompres leher yang terasa nyeri. Walaupun sampai sekarang masih cukup banyak perdebatan tentang pemilihan cara kompres, yaitu antara kompres dingin atau hangat, cara ini menjadi salah satu yang sering digunakan karena mampu merelaksasi otot leher yang tegang serta memberikan rasa nyaman.

7. Gunakan bantal tidur yang tepat
Selain upaya penanggulangan rasa sakit pada leher, kalian tentu harus menggunakan bantal yang tepat untuk tidur. Gunakanlah bantal yang mengganjal kepalamu secukupnya, tidak terlalu tinggi dan juga tidak terlalu rendah.

Sakit Leher semacam ini bisa bermacam-macam sebabnya. Bisa disebabkan karena Kebiasaan ‘mengeretek’ kepala, Saraf kejepit atau karena Text Neck.  Dokter Mahdian  mengatakan bahwa di Amerika dokter-dokter melakukan kajian dan menyebutkan ada penyakit yang mereka sebut dengan text neck. Yaitu kondisi dimana kepala terlalu sering menunduk karena terlalu sering berkonsentrasi pada gadget.

Sementara itu dr. Ferius menyebutkan bahwa sakit leher atau salah bantal ini bisa disebabkan oleh otot maupun sendi. Meski beberapa kasus perlu perawatan namun seringnya bisa disembuhkan sendiri.

“Salah bantal bisa disebabkan oleh otot maupun sendi di leher. Namun, di beberapa keadaan tertentu, bisa disembuhkan sendiri,” ujar Spesialis Rehab Medik, dr. Ferius Soewito, Sp.KFR, QWP.

Sementara itu, para ilmuan mengatakan bahwa di dalam tubuh kita terdapat 360 sendi. Beberapa sendi memang sering mangalami sakit karena osteoarthritis, rheumatoid arthritis, bursitis, asam urat, keseleo, dan cedera lainnya. Namun diantara semua sendi itu, para filsuf mengatakan bahwa ada satu sendi yang bisa mengalami rasa sakit yang luar biasa mendalam dan menahun, yaitu Sendi-rian. Gejalanya bisa kronis dan sulit disembuhkan, memang. (IBC/SBS032)

 

You might also like
Comments
Loading...