Sadis, Supir Taksi Online Dirampok dan Dibuang di Pinggir Jalan Serpong

Serpong (29/11/2018), SatuBanten News – Nasib nahas dialami oleh Yulianto (52), sopir taksi online yang menjadi korban pencurian disertai kekerasan yang ditemukan warga penuh luka di sekujur tubuh di gorong-gorong Jalan Raya Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (28/11/2018) sekira pukul 01.00 WIB.

Menurut Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho menceritakan kronologi yang menimpa pria ber-KTP Bogor Jawa Barat itu, pada Selasa (27/11/2018) sekira pukul 23.00 WIB, korban mendapatkan pesanan membawa penumpang dari Terminal Baranangsiang Bogor menuju Bintaro Tangsel.

“Ada tiga orang laki-laki yang naik mobil, kemudian pada saat mendekati Bintaro Exchange salah satu pelaku meminta korban untuk meminggirkan kendaraan untuk berhenti,” papar AKP Alexander.

Korban saat itu curiga dengan titik pemberhentian para tersangka, Yulianto pun tidak berhenti dan tetap melajukan kendaraannya. Satu diantara pelaku itu kemudian mengeluarkan clurit dan mengalungkannya ke leher Yulianto.

“Setelah itu korban berhenti di bawah kolong jembatan dekat Bintaro Exchange, kemudian antara korban dan ketiga pelaku terjadi perkelahian didalam mobil karena korban mempertahankan mobilnya,” lanjutnya.

Namun sayangnya korban hanya seorang diri akhirnya pasrah, kedua tangan dan kaki Yulianto diikat dengan tambang dan lakban yang sudah dibawa pelaku.

Warga yang menemukan Yulianto di gorong-gorong Jalan Raya Puspiptek Serpong pun segera dilarikan ke RS Hermina Buaran, Serpong.

Akibat perampokan tersebut, Yulianto kehilangan satu unit mobil Xenia putih bernomor polisi F 1327 RP, dompet berisi uang Rp 700 ribu serta data pribadi, satu unit handphone Xiaomi dan buku tabungan BRI.

“Saat ini Tim Vipers Satresrkrim Polres Tangsel sedang bekerja dan semoga segera teringkap,” ungkap AKP Alexander. (Ero/SBS)

You might also like
Comments
Loading...