Rumah Kolong Langit Bahagiakan Masyarakat Banten Selatan Dengan Paket Lebaran

Lebak – Rumah Kolong Langit (RKL) kembali menggelar aksi sosial dengan membagikan bingkisan lebaran bagi masyarakat pada hari Minggu (10/6). Jika tahun lalu paket lebaran difokuskan pada pelajar di Ponpes Alfiastussalawat, kali ini RKL mencoba melebarkan sayap hingga ke Banten Selatan. Tepatnya di Kampung Cigondok, Desa Pasirbungur, Kecamatan Cilograng, Banten Selatan puluhan paket disebar khusus untuk janda yang sudah lanjut usia.

Koordinator kegiatan, Didin Yogiansyah mengatakan bahwa dirinya dan teman-teman RKL memilih tempat di Banten Selatan karena memang wilayah ini adalah bagian yang sering dilupakan untuk digarap. Padahal potensi yang tersimpan di daerah itu begitu besar baik secara potensi sumber daya alam maupun manusia.

“Untuk tahun lalu kita fokus di Cilegon dan Serang, tahun ini kita coba lebarkan sayap ke daerah lain di Banten. Karena nantinya kita berharap seluruh Banten bisa tergarap oleh Rumah Kolong Langit ini. Bertahap, sampai akhirnya nanti kita bisa mengelola seluruh Indonesia,” tuturnya.

Ada cukup banyak masyarakat yang berstatus janda di daerah tersebut, beberapa menjadi janda karena ditinggal meninggal oleh suaminya dan karena perceraian. Menurut data yang dirilis oleh Badan Peradilan Agama, Mahkamah Agung pada 2016, Banten menjadi Provinsi dengan tingkat perceraian tertinggi ke tujuh di Indonesia. Sedangkan di Lebak, Kabupaten dimana Kecamatan Cilograng berada, selama 2017 tercatat bahwa tingkat perceraian cukup besar yakni sebanyak 521 kasus.

Paket Lebaran RKL Menyasar Janda Lansia

Selain di Cilograng, Rumah Kolong Langit sebetulnya sempat berpartisipasi dalam acara sosial yang dilakukan selama Bulan Suci Ramadhan yakni acara pesantren kilat bertajuk “KAMMI Neng Kene”. Acara yang diorganisir oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ini menyasar pemuda di Desa Sumur Jaya, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak. Konten acaranya selain berisi materi keagamaan juga berisi permainan dan motivasi untuk para pemuda.

Selepas lebaran nanti Rumah Kolong Langit berencana melakukan aksi sosial lanjutan yang juga menyasar pelajar. Hal ini disampaikan oleh Ma’zun, salah satu Relawan Rumah Kolong langit di sela-sela kegiatan berbagi paket lebaran di Cilograng tersebut.  Sasarannya tentu saja pelajar di sekolah yang kurang mendapatkan perhatian dan belum berkembang.

“Nanti sekitar Agustus kita akan coba melakukan kegiatan di luar Banten, tepatnya di Cilacap. Kebetulan ada kawan disana dan sekalian memperkenalkan RKL supaya kita tidak cuma dikenal di Banten aja. Untuk konsep acaranya kita bikin semacam acara dream trigger dan motivasi gitu,” ucapnya.

Rumah Kolong Langit adalah wadah sosial yang bergerak di bidang pendidikan dan kemanusiaan. Usianya yang masih cukup belia di kancah pergerakan sosial tidak menyurutkan semangat untuk tetap bergerak diantara organisasi sosial lain. Sinergisitas menjadi kunci untuk mewujudkan gerakan yang semakin masif dan meluas. Tahun ini adalah tahun kedua sejak Rumah Kolong Langit bergerak dengan moda komunitas hingga akhirnya mendapatkan status legal formal dari kemenkumham. Bersama komunitas sosial lain di Banten, Rumah Kolong Langit berkomitmen untuk membangun Banten dan Indoenesia yang lebih baik lagi. (IBC/SBS32)

You might also like
Comments
Loading...