RPK Bantu Jaga Stabilitas Harga Pangan

Serang, (24/09/2018) Satubanten.com – Perum Badan urusan logistik Sub Divisi Regional (Bulog Subdivre) Serang memiliki sekitar 350 gerai Rumah  Pangan Kita (RPK) sebagai upaya menjaga  kestabilan harga pangan.

“Dengan adanya RPK ini sangatlah membantu dalam menjaga stabilitas harga pangan. Jadi seluruh masyarakat  baik menengah atas maupun menengah kebawah bisa ikut merasakan,” ujar Kepala Bulog Subdivre  Serang, Renato Horison.

Selain RPK yang tersebar di masyarakat, RPK juga hadir di sejumlah pesantren yang ada di Kota Serang dan sekitarnya. Gerai tersebut di beri nama Rumah Pangan Kita Santri (RPKS).

Menurutnya, pesantren adalah tempat yang cocok dan berpotensi dalam menjaga kestabilan harga pangan. “Pesantren juga merupakan pasar potensial dalam menjual produk rumah pangan kita,” katanya.

Upaya pendekatan kepada pesantren melalui program RPKS dilakukan, karena Banten adalah daerah religius yang memiliki jumlah pesantren cukup banyak. Sehingga, pihaknya melihat pesantren memilik potensi dalam pengembangan pasar pangan.

“Hadirnya RPKS juga dalam rangka membangkitkan perekonomian di pesantren. Saat ini sudah ada sekitar 20 pesantren lebih yang menjadi RPKS,” jelasnya.

Dengan adannya RPK dan RPKS ini, tentunya sangat bermanfaat serta memudahkan para santri untuk membeli kebutuhan pangan yang diperlukan, salah satunya beras sachet yang diluncurkan Bulog.

Untuk beras sachet sendiri ternyata sangat digemari para santri, karena selain murah beras sachet juga sangat praktis dan cocok untuk mereka. “Dalam 1,5 bulan beras sachet ukuran 200 gram dengan harga Rp 2.500 per sachet sudah terjual 2.200 pcs,” katanya.

Selain diminati para santri, beras sachet juga diminati para jemaah haji dan umroh sebagai bekal. Jemaah haji dan umroh kerap membeli beras sachet untuk keperluan selama mereka menjalankan ibadah di tanah suci Mekah.

“Anak-anak muda pendaki gunung juga suka dengan beras kemasan, karena memang praktis,” katanya.
Pihaknya terus berupaya menyosialisasikan kepada masyarakat agar jumlah RPK terus bertambah, khususnya ke daerah-daerah pelosok yang jauh dari pasar konvensional.

“Tugas utama Bulog adalah berupaya menjaga stabilitasi harga pangan, dan menekan inflasi. Melalui RPK ini diharapkan stabilitasi harga pangan bisa dikendalikan,” ucapnya. (SBS/029)

You might also like
Comments
Loading...