Ritual Seks Gunung Kemukus Coreng Pariwisata Indonesia

Jakarta, SatuBanten – Terkuaknya ritual seks di Gunung Kemukus, Sragen, Jawa Tengah oleh jurnalis Australia membuat dunia pariwisata Indonesia kembali tercoreng.

Tempat wisata yang seharusnya digunakan sebagai tempat hiburan dan bersantai justru digunakan untuk hal negatif.

Presenter cantik Ovi Dian menyayangkan hal tersebut terjadi di Indonesia. Ia ingin Indonesia dikenal mancanegara karena keindahan dan hal bagus, bukan sebaliknya.

“Semoga saja objek pariwisata di Indonesia bisa dimanfaatkan dengan lebih baik. Orang kenalnya bukan karena hal negatif, tapi karena keindahannya, sayang sekali Gunung Kemukus jadi seperti itu,” kata Ovi, Jakarta, Jumat (21/11/14).

Wanita kelahiran Malang ini berharap aparat dapat bertindak cepat. Ia juga mengharapkan peran pemerintah untuk turun tangan demi citra Indonesia di mata dunia.

“Semoga aparat berwajib bertindak dan semoga hal kayak gitu nggak ada lagi di tempat lain. Karena kalau kayak gitu terus bisa bahaya imej negara kita,” terangnya.

Selain pemerintah dan aparat berwajib, masyarakat harus ikut berperan untuk menjaga obyek wisata dari hal-hal negatif.

“Semoga masyarakat sekarang bisa lebih pintar untuk memilah yang harus dan nggak harus dilakukan. Kalau memang ada hal-hal berbau negatif, semoga masyarakat bisa lebih pintar,” tutupnya.

Terungkapnya ritual ini berdasarkan repotase wartawan asing yang dimuat situs berita Daily Mail mengungkap adanya sebuah gunung di Indonesia yang kerap dijadikan tempat ritual seks oleh para peziarah demi mendapatkan keberuntungan. Gunung tersebut adalah Gunung Kemukus dan biasa dikenal dengan “gunung seks”. Lokasinya berada di Jawa Tengah.

Adalah Patrick Abboud, jurnalis asing dari program Dateline SBS Australia, yang membuat kisah ritual aneh di Gunung Kemukus. Menurut Abboud yang dikutip Daily Mail, setiap 35 hari, seseorang harus berhubungan seks selama tujuh kali agar ritual itu berhasil. (BSB/005)

You might also like
Comments
Loading...