Ribuan Buruh Aksi, Tuntut Upah Maksimum

Serang, SatuBanten- Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Tangerang raya (Altaraksi) melakukan aksi di depan kantor Gubernur di kawasan Pemerintah Provinsi Banten (KP3B) di Curug, Kota Serang, Senin (22/12/14). Mereka mengancam akan menduduki Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) jika tuntutannya untuk revisi besaran upah minimum kabupaten/kota tahun 2015 tidak dipenuhi.

“Kita jangan pulang kalau kita belum menang meminta upah kita sebesar Rp2,9 juta,” ujar salah satu buruh saat orasi.

Buruh kecewa karena Plt Gubernur Banten Rano Karno tidak hadir dan menemui buruh yang melakukan mediasi dengan Sekda Banten dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten. “Walau Rano tidak ada yang penting mau melakukan revisi. Kami tidak mau tahu dengan banyaknya regulasi yang menghalangi kenaikan tuntutan upah buruh. Upah kita dibatasi banyak Permen dan Keppres,” tandasnya.

Buruh menilai rekomendasi upah buruh Bupati Tangerang Zaki Iskandar kepada Pemprov Banten masih rendah dan tidak memenuhi kebutuhan buruh. “Kita masih kalah dengan Karawang. Padahal Tangerang itu kota industri,” katanya.

Sebelumnya, aksi buruh Kabupaten Tangerang menuntut revisi upah tahun 2015 bentrok dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tangerang. “Kami sangat menyayangkan. Bertahun-tahun kita aksi baru kemarin kita bentrok. Namanya juga teman tapi mesra. Selama kaum buruh berhadapan dengan aparat yang represif, kita akan tetap lawan,” ujarnya. (BSB/005)

You might also like
Comments
Loading...