Resmikan Pabrik Baru, Inilah Beberapa Inovasi Produk dan Teknologi Bungasari Flour Mills

Cilegon (10/10/2019), Satubanten.com – Sejak berdiri tahun 2012 dan mulai beroperasi pada 2014, PT Bungasari Flour Mills Indonesia berkomitmen untuk terus mengembangkan kapasitas pabrik dalam rangka memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Hal ini diungkapkan oleh Presiden Director PT Bungasari Flour Mills Indonesia Budianto Wijaya. Dalam upaya tersebut, pihaknya kini telah meresmikan pabrik tahap kedua karena pabrik tahap pertama kini telah mencapai tingkat utilitas produksi maksimal.

Dalam pabrik terbarunya, PT Bungasari Flour Mills Indonesia memberikan beberapa peningkatan peralatan yang dipakai. Perbaruan atau upgrade pertama yakni pada Roller Mill. Model baru yang dipakai kali ini mempunyai mesin dengan akurasi tinggi sehingga dapat meningkatkan kualitas produk tepung. Selain itu, Roller Mill teranyar ini juga dilengkapi oleh pembersih dan jaringan sanitasi yang mudah dioperasikan.

Kedua, yaitu pembaruan instalasi Box Plan Shifter. Teknologi terbaru ini mempunyai lapisan teflon dengan kualitas dan presisi tinggi. Melalui teknologi ini, produk yang dihasilkan Bungasari akan lebih higienis dan rendah kontaminasi.Budianto mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk memenuhi standar kualitas pangan yang tinggi untuk masa depan.

“Kami juga mengaplikasikan box plan sifter terbaru yang menggunakan lapisan teflon presisi tinggi dan berkualitas. Produk yang dihasilkan Bungasari pun, menjadi lebih higienis dan rendah kontaminasi, untuk memenuhi meningkatnya standar keamanan pangan yang tinggi di masa mendatang,” jelas Budianto saat peresmian, Rabu (09/10).

Selain memperkenalkan teknologi pada pabrik terbarunya, PT Bungasari Flour Mills Indonesia juga memperkenalkan produk baru yang akan diluncurkan ke pasar. Produk baru tersebut antara lain Golden Eagle Donut Mix, Golden Eagle Multi Grain, Hana Chiffon, Hana Sponge Cake, dan Hana Swiss Roll Cake. Pengembangan produk ini bukan hanya di kelas tepung terigu tetapi juga premix untuk olahan industri makanan, food service, dan bakery.

Perusahaan patungan antara Toyota Tsusho Corp (anak usaha Toyota Motor Corp) dan PT FKS Capital dari Indonesia serta Malayan Flour Mills Bhd asal Malaysia tersebut dibangun di atas lahan seluas 11 hektare dan investasi sebesar 43 juta dolar. Dengan nilai investasi yang besar, pabrik terbaru ini mempunyai kapasitas penyimpanan gandum mencapai 140 ribu MT dari sebelumnya yang hanya 79 ribu MT. Selain itu kapasitas produksi yang lebih tinggi yakni dari sebelumnya 1500 MT per hari menjadi 2000 MT perhari, bahkan akan mencapai 3000 MT perhari pada produksi maksimalnya.

“Kapasitas tepung terigu per tahun kini menjadi sekitar 500 ribu MT per tahun dan kapasitas gandum menjadi 660r ribu MT per tahun,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

 

You might also like
Comments
Loading...