Ratusan Pelajar Banten Selatan Belum Terlayani Angkutan Umum (1)

Sumur (21/02/2020) SatuBanten.com – Para pelajar di wilayah selatan Provinsi Banten hingga kini belum tersentuh pelayanan angkutan umum secara maksimal. Selama ini mobilisasi sebagian besar pelajar masih mengandalkan angkutan ojeg atau kendaraan bak terbuka serta truk.

“Kasihan kalau saat jam pulang sekolah, banyak pelajar yang belum terlayani angkutan umum. Banyak dari mereka naik truk atau pik up,” ungkap Mulyadi warga Desa Kertamukti Kecamatan Sumur.

Menurut Mulyadi, sebagian besar angkutan umum berupa ELF hanya melintas pada pagi dan sore hari. “Biasanya kalau pagi saat berangkat ada ELF tapi kalau siang yang susah,” ungkap Mulyadi, Jumat (21/2/2020).

Menurut Mulyadi, diinya berharap Bupati bisa menaruh perhatian, bisa menyediakan bis atau angkot sekolah seperti di kota. 

Sementara itu, pengamat ekonomi Irfan Dadi dari Banten Institute mengatakan bahwa sudah seharusnya pemda atau pemprov menaruh perhatian pada penyediaan angkutan massal bersubsidi seperti Damri. “Suka nggak tega kalau lihat anak sekolah naik truk atau angkot hingga ke atas dan itu sering terjadi di Banten Selatan,” ungkap Irfan.

Lebih lanjut Irfan menjelaskan bahwa pembukaan jalur subsidi bagi pelajar dan warga sangat dibutuhkan untuk pemerataan. “Pihak Dishub harus melihat potensi penumpang dan daya dukung infrastruktur jalan guna memberikan rasa aman dan nyaman. Jangan sampai ada jurang ketimpangan desa dan kota,” jelas Irfan. (SBS)

Comments
Loading...