Ratusan Burung Hasil Sitaan Balai Karantina Cilegon Dilepas ke Alam Bebas

Serang (16/3/2019) Satubanten.com – Balai Karantina Pertanian Cilegon beserta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Serang Banten melepas ratusan burung ilegal yang akan diselundupkan dari Riau ke wilayah Kendal, Sabtu (16/3).

Burung-burung yang dilepasliarkan terdiri dari tledekan 13 ekor, colibri 14 ekor, cucak ijo mini 12 ekor, cucak ranting 4 ekor, ciblek 344 ekor, pentet 2 ekor, kacer 1 ekor, cucak biru 4 ekor dan gelatik wingko 42 ekor sehingga total keseluruhan 436 ekor dari 570 ekor yang diamankan telah terbang bebas.

Kepala Karantina Cilegon, Raden Nurcahyo menyatakan bahwa burung-burung yang dilepasliarkan itu merupakan burung yang diamankan petugas di Pelabuhan Merak dari sebuah mobil minibus karena tidak dilengkapi dokumen persyaratan karantina.

“Petugas melakukan pelepasliaran dan pemusnahan yg mati dengan penuh integritas serta disaksikan langsung oleh pemilik melalui proses pemberkasan yang tertib sebagai bagian dari tahapan penegakan hukum,” kata Raden kepada media.

Pelepasliaran dilakukan agar menghindari kematian burung dan menjaga kelestarian alam.

“Harapanya dengan dilepasliarkan ratusan burung itu dapat hidup bebas seperti dihabitat aslinya, sehingga akan tetap terjaga kelestarian alam, apalagi dengan adanya burung cucak ijo dengan cucak ranting yang keduanya merupakan burung yang dilindungi,” paparnya. (SBS/02)

You might also like
Comments
Loading...